panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
25 Januari 2012 | 09:02 wib
Angin Muson Barat Pengaruhi Peningkatan Curah Hujan

 

KUDUS, suaramerdeka.com - Peningkatan curah hujan di wilayah Kudus dan sekitarnya hingga saat ini merupakan pengaruh dari angin muson barat. Fenomena ini biasa terjadi terutama di Samudra Hindia dan sebelah selatan Asia. Ini juga dijadikan parameter karena saat angin ini bertiup dari arah barat daya di India dan wilayah-wilayah sekitarnya yang diperlihatkan melalui curah hujan yang besar.

Pengamat cuaca dan klimatologim dari Universitas Muria Kudus, Hendi Hendro Sridjono menjelaskan, angin muson terjadi karena daratan menghangat dan menyejuk lebih cepat daripada air. "Tentunya ini menyebabkan suhu di darat lebih panas daripada di laut pada saat cuaca panas," katanya, Rabu (25/1).

Selanjutnya, udara panas di darat biasanya berkembang naik, menciptakan daerah bertekanan rendah. Hal inilah yang dapat menciptakan sebuah angin yang sangat konstan yang bertiup ke arah daratan. Curah hujan yang terkait disebabkan udara laut yang lembap yang dialihkan ke arah pegunungan, yang kemudian menyebabkan pendinginan, dan lalu pengembunan.

Sementara angin muson barat biasanya bertiup pada periode bulan Oktober - April di Indonesia. Angin ini bertiup saat matahari berada di belahan bumi selatan, yang menyebabkan benua Australia musim panas, sehingga bertekanan minimum dan benua Asia lebih dingin, sehingga tekanannya maksimum.

"Sesuai dengan teori, angin akan bertiup dari daerah bertekanan maksimum ke daerah bertekanan minimum, sehingga pada periode ini akan mengalami musim hujan," jelasnya.

Ini merupakan akibat adanya massa uap air yang dibawa oleh angin ini, saat melalui lautan luas di bagian utara yakni  Samudra Pasifik dan Laut Cina Selatan. Tidak hanya itu saja, curah hujan di wilayah pulau Jawa juga dipengaruhi oleh adanya  siklon tropis, atau sistem tekanan udara rendah yang terbentuk secara umum di daerah tropis. Dampak ini bisa berupa angin kencang, hujan deras berjam-jam.

( Ruli Aditio / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
02 September 2014 | 03:30 wib
Dibaca: 171
02 September 2014 | 03:16 wib
Dibaca: 296
02 September 2014 | 03:03 wib
Dibaca: 297
02 September 2014 | 02:48 wib
Dibaca: 324
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER