panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 Januari 2012 | 17:04 wib
Jelang Imlek, Permintaan Buah Naga Melonjak
image

PANEN: Para pekerja memanen buah naga di kebun Agrowisata Kusumo Wanadri Pantai Glagah, Kulonprogo, Rabu (18/1). Menjelang Imlek, permintaan buah naga melonjak. (suaramerdeka.com/ Panuju Triangga)

KULONPROGO, suaramerdeka.com - Menjelang hari raya Imlek ini permintaan terhadap buah naga meningkat hingga lebih dari dua kali lipat dibanding hari-hari biasa. Menurut penanggung jawab Kebun Agrowisata Kusumo Wanadri Glagah, Edi  Purwanto, peningkatan permintaan terjadi sejak awal Januari lalu.

"Pesanan menjelang Imlek ini meningkat sampai dua kali lipat lebih. Terutama dari supermarket-supermarket di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta," katanya di sela panen buah naga di salah satu kebun yang ada di kawasan wisata Pantai Glagah, Kulonprogo, Rabu (18/1).

Pemanenan di kebun dilakukan berdasarkan pesanan, sehingga buah yang dikirim masih dalam kondisi segar setelah dipetik. Biasanya, dalam seminggu panen dilakukan dua kali, setiap kali panen sebanyak 2-3 ton buah naga.

"Tapi menjelang Imlek ini meningkat, kami sampai kewalahan. Kami harus menambah tenaga untuk memetik, memberi label, hingga mengemas, menjadi 30 orang. Kalau biasanya cukup 10 orang," ungkapnya.

Buah naga yang dikirim ke supermarket tersebut harus memenuhi standar. Satu buahnya minimal harus memiliki berat 400 gram. Untuk pengiriman ke supermarket ini harga dari kebun dipatok Rp 25 ribu – Rp 30 ribu.

Selain pengiriman ke supermarket, buah naga dari kebun Kusumo Wanadri juga banyak dibeli para pedagang lokal. Biasanya para pedagang ini mengambil buah yang besarnya kurang dari 400 gram. Harganya pun lebih murah, yakni Rp 10 ribu – Rp 15 ribu.

"Mereka biasaya mengambil minimal 1 kwintal. Kalau yang standar supermarket, dalam sekilo berisi tiga buah, yang ini sekilo berisi 4-5 buah, karena lebih kecil," tuturnya.

Karena tingginya permintaan, kebun Kusuma Wanadri pun membuka kebun baru seluas 50 hektar di wilayah pantai Ngentak, Ngombol, Kabupaten Purworejo. Saat ini tanaman yang sudah tertancap sebanyak 1.600 tiang berusia 2 bulan pada lahan seluas 5 hektar. Direncanakan tahun depan sudah bisa mulai panen.

Meski hingga saat ini pemasaran tidak mengalami kendala, namun menurut Edi, persaingan harga di pasar tidak bisa dihindarkan. Bahkan ada juga serbuan produk buah naga dari daerah Jawa Timur yang membanting harga hingga Rp 10 ribu/kg.

( Panuju Triangga / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 10:59 wib
Dibaca: 52
27 Mei 2012 | 10:50 wib
Dibaca: 80
27 Mei 2012 | 10:40 wib
Dibaca: 55
27 Mei 2012 | 10:30 wib
Dibaca: 74
27 Mei 2012 | 10:18 wib
Dibaca: 75
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER