
KARANGANYAR, suaramerdeka.com – Demam mobil dan motor Esemka terus berjalan. Kali ini, SMK 2 Karanganyar yang mengeluarkan produknya, berupa motor dump atau motor dengan bak angkut. Meski tidak baru, namun kelebihannya ada mesin hidrolik untuk memudahkan menggerakkan dump.
Selain itu motor bebek dan motor sport serta sepeda listrik dengan aki yang bisa diisi ulang (charge). Produk tersebut dipamerkan di depan Bupati Rina Iriani serta pejabat Pemkab Karanganyar. Bupati mengapresiasi dengan langsung memesan 5 unit motor bebek. Rina bahkan menjajal mengendarai motor bebek keliling Alun-alun Karanganyar.
Adapun motor dump, dicoba di halaman kantor Setda saja. Dia tampak cukup kesulitan mengendarai motor dump karena berat dengan roda ukuran roda mobil ring 13.
"Ini sudah beberapa bulan yang lalu, namun baru sekarang dikeluarkan. Sebab selama ini memang hanya dijadikan percobaan untuk siswa jurusan otomotif. Namun demikian karena sekarang sedang jadi pembicaraan, kami keluarkan," kata Wahyu Widodo, kepala SMK 2.
Bupati Rina Iriani mengatakan, sebetulnya motor dump sangat baik untuk angkutan sampah karena lebih aman dan tertutup. Begitu pula untuk angkut-angkut barang juga lebih tertutup sehingga lebih aman.
"Tapi kalau bisa beratnya dump-nya diturunkan. Kalau masih seperti itu, sangat berat dan menguras tenaga yang mengendarai. Bayangkan, dump saja beratnya 600 kilogram, belum motornya dengan roda yang besar. Jadi hampir satu ton," katanya.
( Joko Dwi Hastanto / CN31 / JBSM )