panel header


DHUWUR WEKASANE, ENDHEK WIWITANE
Akhirnya Mulia, yang semula sederhana
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
17 Januari 2012 | 22:40 wib
Pemerintah Harus Fokus Berpaling ke Energi Alternatif
image

PERIKSA MODEL: Daniel Santoso memeriksa model pembangkit listrik berbasis surya dengan bahan bakar hidrogen yang dikembangkannya, hari ini. (suaramerdeka.com/Wahyu Wijayanto)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Isu sumber energi dari fosil yang semakin lama semakin menipis harus disikapi pemerintah dengan serius. Mau tidak mau agar tidak terjadi kekacauan energi di masa mendatang, sejak sekarang pemerintah diminta fokus mengembangkan berbagai energi alternatif.

Daniel Santoso, akademisi dari Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana menuturkan, telah menjadi pengetahuan bersama, bahwa energi yang berasal dari fosil seperti minyak bumi dan batu bara, merupakan energi yang tidak terbarukan. Padahal kebutuhan energi semakin lama semakin meningkat sehingga sumber energi dari fosil seakan menunggu waktu untuk habis.

"Daripada pemerintah menghabiskan uang untuk menyubsidi bahan bakar minyak, lebih baik mulai sekarang dana besar itu dialihkan untuk menyubsidi penelitian dan pengembangan energi alternatif," ujar Daniel.

Meski penelitian dan pengembangan energi alternatif memerlukan biaya yang tidak sedikit terutama untuk membangun infrastruktur, namun manfaatnya akan berlipat ganda di masa mendatang. Kalau tidak, pemerintah akan keteteran bila pada waktunya energi dari fosil benar-benar sudah menipis.

Terkait dengan energi alternatif, bersama koleganya, Daniel melakukan riset serta menciptakan model sistem pembangkit energi listrik berbasis surya dengan bahan bakar hidrogen. Model pemvbangkit ini dirasa murah karena hanya bermodal dasar tenaga matahari, air, dan alat yang disebut elektrolyzer. Berbeda dengan minyak bumi dan batubara yang tidak terbarukan, sinar matahari dan air merupakan sumber energi yang akan terus ada di bumi.

Model sistem ini sederhananya mengubah sinar matahari menjadi listrik yang kemudian disalurkan ke alat elektrolyzer. Alat tersebut berfungsi memisahkan kandungan oksigen dan hidrogen yang merupakan unsur pembentuk air. Hidrogen kemudian disimpan di alat khusus lalu digunakan untuk membangkitkan listrik kembali.

( Wahyu Wijayanto / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 10:59 wib
Dibaca: 23
27 Mei 2012 | 10:50 wib
Dibaca: 80
27 Mei 2012 | 10:40 wib
Dibaca: 49
27 Mei 2012 | 10:30 wib
Dibaca: 70
27 Mei 2012 | 10:18 wib
Dibaca: 74
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER