
SEMARANG, suaramerdeka.com - Komisi D DPRD Kota Semarang rencananya akan segera memanggil Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam waku dekat ini. Tujuannya agar badan tersebut dapat memberikan keterangan yang jelas atas data warga miskin (gakin) yang telah diumumkan ke tengah masyarakat sekarang ini.
Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, dengan dipanggilnya Bappeda itu, maka setidaknya ada tindakan klarifikasi dari Pemkot atas validitas data gakin yang masih diragukan tersebut. Ia sendiri menyayangkan dengan sikap Pemkot yang terkesan terburu-buru dalam meresmikan data tersebut pada Desember tahun lalu.
“Segera, kami akan meminta klarifikasi data gakin yang telah dilaunching maupun yang sudah direvisi. Karena hingga sekarang, masih banyak laporan dari masyarakat yang masuk bahwa ada warga yang belum terdaftar sampai warga yang sudah meninggal atau pindah tapi tetap masuk database,” katanya.
Ia juga mencurigai adanya ketidaksinkronan data yang telah ditetapkan melalui SK walikota itu dengan pendataan di lapangan. Kecurigaannya tersebut didasarkan atas masih banyaknya laporan dari masyarakat.
“Dari jumlah warga miskin yang ditetapkan itu, dimungkinkan ada kelebihan. Namun, kemungkinan juga justru berkurang karena masih ada yang meninggal atau pindah,” jelasnya lagi.
( Dicky Priyanto / CN26 / JBSM )