
REMBANG, suaramerdeka.com – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Suharso, mengimbau warga secara mandiri mendeteksi dini potensi tanah longsor di desanya.
Cara termurah, warga bisa memasang tiang bambu di lokasi retakan tanah. Saat hujan deras mengguyur wilayah perbukitan, warga tinggal memantau keberadaan tiang bambu tersebut. "Jika tiang bambu bergeser karena retakan tanah semakin lebar, warga kami imbau segera mengungsi sementara," jelasnya, Sabtu (14/1).
Imbauan ini, lanjut Suharso, diberikan lantaran banyak warga yang tinggal di kaki bukit enggan pindah, sementara meski tingkat kerawanan tinggi saat musim hujan.
Di Desa Bitingan misalnya, Camat Sale Sunarto melaporkan ada sebanyak tujuh KK yang tinggal di daerah rawan bencana. Mereka tinggal tepat di bawah kaki bukit yang rawan longsor. Sayangnya, saat diimbau untuk mengungsi ke rumah sanak saudara yang lebih aman, mereka justru menolak karena menilai tempat tinggalnya masih aman.
"Warga harus mewaspadai potensi kerawanan bencana sejak dini," jelasnya.
( Saiful Annas / CN31 / JBSM )