
SINGAPURA, suaramerdeka.com - Perbankan di Singapura semakin mengetatkan prosedur transaksi tarik tunai dan keamanan lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Hal ini dilakukan paska kejadian penarikan uang nasabah secara ilegal lewat mesin ATM Bank DBS pekan lalu yang menimbulkan kerugian sangat besar.
Bank-bank di negara Merlion itu kini mengupayakan inisiatif baru guna menjamin keamanan ATM-nya.
Dalam rangka meningkatkan keamanan transaksi, Bank OCBC misalnya, kini mulai menerapkan pilihan yang memungkinkan pelanggannya untuk mengaktifkan atau menonaktifkan penarikan ATM di luar negeri.
"Di antara langkah-langkah tersebut (juga) termasuk mengirimkan SMS peringatan untuk transaksi ATM baik lokal maupun asing. Hal tersebut dilaksanakan dengan mempertimbangkan beberapa kriteria, termasuk perilaku, pola penarikan dan frekuensi bepergian pelanggan ke luar negeri," kata Pranav Seth, Kepala E-bisnis Bank OCBC, Singapura.
OCBC telah memasang fitur anti-skimming pada semua ATM sejak Juli 2007. Fitur-fitur ini selalu diaktifkan dan tidak pernah dimatikan dan secara teratur diperiksa, kata Pranav.
( ST , Linda Putri / CN33 )