
SEMARANG, suaramerdeka.com - Tiga bupati/walikota serta lima industri dari berbagai sektor menerima penghargaan Upakarti untuk sejumlah kategori. Berbagai inovasi dan kreativitas yang dilakukan telah menghantarkan Jateng menjadi penerima terbanyak penghargaan bergengsi tersebut.
Gubernur Bibit Waluyo memberikan apresiasi positif dalam raihan prestasi di bidang perindustrian itu. Pertumbuhan perekonomian di Jateng menurut dia juga turut didukung dengan majunya sektor industri kecil menengah (IKM) sejalan dengan kebijakan yang digulirkan kepala daerah setempat.
"Jateng berprestasi di bidang perindustrian tentu akan mendorong tumbuhnya perekonomian. Jadi jangan berhenti berinovasi meski sudah mendapat penghargaan ini," ungkap Bibit usai ramah tamah dengan para penerima Upakarti di kantor gubernuran Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (11/1).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng Ihwan Sudrajat menjelaskan, prestasi ini seharusnya bisa mendorong motivasi dari pemda lainnya untuk menelurkan kebijakan yang berpihak pada peningkatan dan pengembangan IKM serta usaha kecil lainnya.
Tiga kepala daerah yakni Bupati Demak Tafta Zani, Walikota Pekalongan M Basyir Ahmad dan Bupati Kudus Musthofa menerima Upakarti atas jasa kepeduliannya.
Kudus yang memiliki banyak sentra industri ditargetkan bisa dioptimalkan di tahun ini. Menurut Bupati Musthofa, saat ini baru sekitar 25% saja sentra unggulan yang bisa terangkat dan ditargetkan tahun ini semakin banyak klaster industri yang difasilitasi.
"Klaster bordir sudah berkembang, nantinya kami akan membuat sentra seperti di Tanggulangin yang lokasinya dekat obyek wisata religi agar ekonomi kerakyatan bisa berkembang disana," terang Musthofa.
Ihwan menambahkan, penghargaan lain untuk kategori jasa kepeloporan diraih oleh Kusuma Tex (IKM Tenun Klaten) dan Starco Handycraft (IKM tempurung kelapa Kabupaten Pekalongan. Perusahaan ini memelopori dan membangun jaringan kemitraan serta membina usaha kecil secara berkelanjutan.
Sementara untuk kategori Kreasi Prima Mutu diraih industri pembuat komponen otomotif dan alat berat PT Gemilang Lestari Teknindo Kabupaten Tegal. PT Apac Inti Corpora juga menyabet penghargaan industri hijau karena melakukan upaya efisiensi dan menerapkan proses produksi ramah lingkungan. Sedangkan kategori rintisan teknologi diraih PT Hartono Istana Elektric Kudus.
( Modesta Fiska / CN32 / JBSM )