panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
11 Januari 2012 | 21:07 wib
Kebutuhan Rumah Subsidi di Semarang Masih Tinggi


SEMARANG, suaramerdeka.com - Kebutuhan perumahan dengan harga terjangkau terbilang tinggi. Setidaknya, sekitar 320 unit rumah bersubsidi telah habis terjual pada tahun 2011.

PT Hamparan Cipta Griya (HCG) selaku pengembang perumahan Kauman Regency misalnya, pada tahap pertama telah membangun 242 unit rumah bersubsidi di atas lahan seluas 3 hektar di kawasan Mranggen, Demak. Tipe yang ditawarkan untuk rumah bersubsidi yakni tipe 27 dan tipe 36 dengan harga mulai Rp 60-70 juta.

"Kami sudah membangun sekitar 320 unit dan semuanya habis terjual. Animo masyarakat untuk memiliki rumah masih sangat tinggi," ujar Direktur PT Hamparan Cipta Griya selaku pengembang perumahan Kauman Regency, Nur Widhi Wijatmiko pada kegiatan kerjasama dengan Perumnas di restoran Gama Candi Resto Semarang, Rabu (11/1).

Menurutnya, selama ini target pembangunan rumah bersubsidi hanya tercapai sebesar 68%. Sementara angka kekurangan (backlog) rumah bersubsidi masih cukup tinggi sebesar 169.000 unit. Kekurangan rumah di Indonesia hingga tahun 2010 sudah mencapai 13,6 juta unit, dengan laju kekurangan rumah 700.000 unit per tahun. Adapun perumahan dan kawasan  permukiman kumuh mencapai 70.000 hektar.

Untuk memenuhi kebutuhan rumah subsidi pada tahun 2012 ini, PT HCG menggandeng Perum Perumnas Kantor Regional V dengan membangun rumah subsidi di atas lahan seluas 3 hektar milik Perumnas. Pada perjanjian kedua ini, lanjut Nur Widhi, Perum Perumnas dan PT HCG akan membangun rumah subsidi sebanyak 237 unit.

General Manager Perum Perumnas Regional V Gede Ary menuturkan, dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah masyarakat Jateng yang diperkirakan mencapai 1 juta unit, Perum Perumnas Regional V menggandeng pengembang swasta, yakni PT HCG fokus pada pembangunan perumahan bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Sekarang masih banyak lahan Perumnas yang belum dikembangkan dan sudah banyak skim kerja sama sejenis ini. Karena itu, kerja sama dengan para mitra harus terus diperluas sehingga bisa memenuhi target pembangunan sejuta unit perumahan," terangnya.

( Fista Novianti / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 10:30 wib
Dibaca: 4
27 Mei 2012 | 10:18 wib
Dibaca: 6
27 Mei 2012 | 10:08 wib
Dibaca: 41
27 Mei 2012 | 09:56 wib
Dibaca: 154
27 Mei 2012 | 09:40 wib
Dibaca: 123
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER