
YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Berbagai kesenian dan budaya Tionghoa, termasuk di dalamnya kesenian barongsai awal bulan depan siap digelar di Yogyakarta. Dalam acara itu, hampir semua kesenian dan budaya Tionghoa akan digelar di sepanjang Malioboro.
"Sedikitnya ada 15 barongsai yang sudah siap menghibur warga Yogyakarta dan sekitarnya," kata Didik Nini Thowok, Ketua Seksi Acara Jogja Chinese Art Culture Center (JCACC) di Yogyakarta, Rabu (11/1). JCACC akan digelar mulai tanggal 2 hingga 6 Februari 2012 mendatang.
Selama acara itu berlangsung, menurut Didik, akan menampilkan aneka kesenian hasil akulturasi budaya Tionghoa dan daerah lain. "JCACC ini merupakan yang ke tujuh kalinya," tambah Didik menjelaskan.
Sedikitnya 15 barongsai, nantinya akan beradu melintasi sepanjang Jalan Malioboro hingga kawasan titik nol Yogyakarta dalam puncak acara Jogja Chinese Art Culture Center (JCACC) yang digelar mulai dari tanggal 2 hingga 6 Februari 2012.
Lebih lanjut Didik mengatakan, rangkaian acara JCACC akan dipusatkan di kawasan Ketandan dan direncanakan untuk dibuka serta ditutup oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
JCACC kali ini diharapkan, dapat menjadi media untuk semakin menyatukan keberagaman masyarakat yang ada di Yogyakarta. "Biar keberagaman itu menjadi makin indah. Selama ini keberadaan kaum Tionghoa memang sudah mendapat pengakuan dari masyarakat Yogyakarta dan melalui kegiatan ini akan kita solidkan lagi," katanya lagi.
Menurutnya, pada setiap tahun penyelenggaraan, JCACC selalu memiliki isian yang berbeda. Untuk tahun ini, kata dia, pihaknya memang sengaja menonjolkan tampilan percampuran budaya lokal dan etnis Tionghoa.
( Sugiarto / CN33 / JBSM )