
SURABAYA, suaramerdeka.com - Rencananya, selama dua hari, Rabu dan Kamis (11-12/1) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan kunjungan kerja di Jatim. Demikian dikatakan Kabiro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Gunarto kepada wartawan di Surabaya, Selasa (10/1).
Pada hari pertama besok, Presiden SBY dijadwalkan membuka Muktamar ke-XI Jamiyatul Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabarah An Nahdliyah di Ponpes Al Munawariyah, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Sedangkan hari kedua, SBY mengunjungi kampung halamannya di Pacitan, sekaligus menemui para perajin batik.
Gunarto mengatakan, Presiden SBY bertolak dari Jakarta ke Bandar Udara Abdurrahman Saleh, Malang. Sekitar pukul 12.00 WIB, rombongan Presiden ke Ponpes Al Munawariyah, Bululawang, Malang untuk membuka Muktamar ke-XI Jamiyatul Ahlith Thoriqoh Al Mu'tabarah An-Nahdliyah. SBY dan rombongan menginap di Malang.
Selanjutnya, pada Kamis (12/1), SBY dan rombongan bertolak ke Madiun dari Bandar Udara Abdurrahman Saleh, Malang dan mendarat di Lanud Iswahjudi, Madiun. Dengan mempergunakan perjalanan darat, SBY menuju Pacitan dan terbang ke Jakarta lewat Lanud Iswahjudi sore harinya.
Terkait rencana kunjungan kerja SBY ke Jatim itu, Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memberikan sinyal bakal ada aksi demo para kepala desa dan perangkat desa di Jatim. "Mohon maaf kalau menimbulkan kemacetan. Bagi mereka Asosiasi Kepala Desa yang ingin demo, lebih baik dibatalkan karena bisa timbulkan salah tafsir," kata Gus Ipul.
Gus Ipul menginstruksikan jajaran Ansor, Banser NU dan elemen NU lain mengamankan seluruh proses acara sampai berakhir. "Terima kasih sudah ada kesediaan dari AKD Kabupaten Malang mengundurkan waktu demo, setidaknya untuk menghormati muktamar," tambahnya.
( Ainur Rohim / CN26 / JBSM )