
JAKARTA, suaramerdeka.com - Terkait peristiwa pencegatan pesawat Sukhoi TNI-AU terhadap pesawat yang ditumpangi Wakil Perdana Menteri Papua Nugini, Belden Namah pada 29 November 2011 lalu, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan pemerintah Papua Nugini dapat menerima penjelasan dari Indonesia.
"Kemenlu sudah menyampaikan penjelasan kepada Perdana Menteri Papua Nugini (Peter O’ Neill -red), dan beliau mengaku puas," kata Menlu usai menerima kunjungan Menlu Australia, Kevin Rudd, di Jakarta, Senin (9/1).
Marty memberi penjelasan bahwa pemerintah Papua Nugini tidak mempunyai niat maupun tujuan mengusir Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini, Andreas Sitepu seperti yang diberitakan sebelumnya. "Kami menganggap persoalan ini sudah selesai. Mereka memahami, kalau ini hanya permasalahan teknis saja," tukas Marty.
"Apa pun konstelasi politik di Papua Nugini, sama sekali tidak mempengaruhi hubungan dengan kita yang sangat erat," kara Marty lagi.
( KCM / CN32 )