
RESAH: Sarminah (33) istri dari Agus Suwitnyo (35) korban penembakan orang tak dikenal di NAD, resah menunggu kepulangan suami di rumahnya, Minggu (8/1) (suaramerdeka.com / Dheky Kenedi)
GROBOGAN, suaramerdeka.com - Keluarga dari Agus Suwitnyo (35), masih resah menunggu kepulangan korban penembakan brutal orang tak dikenal di kawasan Aneuk Balong, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Nanggroe Aceg Darussalam itu ke kampung halaman di RT 01 RW 01 Dusun Desa Kebonagung, Kecamatan Tegowanu. Pasalnya, Agus merupakan salah satu dari Tiga korban penembakan di malam hari tersebut.
"Saya tahunya dari televisi. Saat itu saya masih ragu, karena yang disebutkan hanya nama Agus warga Semarang. Lalu saya coba menghubungi handphonenya, tetapi tidak bisa. Kemudian saya lari ke rumah Khotimah (31), yang suaminya bernama Triyono juga berangkat ke Aceh," kata Sarminah (33), istri Agus didampingi ayahnya Narto (62) dan Dua anaknya, Enggi Prasetyo (12) dan Dwi Ferdian (5) saat ditemui Suara Merdeka di rumahnya, Desa Kebonagung, Tegowanu, Minggu (8/1).
Mendapat nomor dari Khotimah, Sarminah kemudian menghubungi Triyono dan dibenarkan bahwa Agus Suwitnyo terkena tembakan di bagian pinggang sebelah kiri, dan mengenai ususnya. Diperoleh juga keterangan bahwa Agus Suwitnyo masuk kamar operasi pada Kamis (5/1) malam, beberapa jam setelah penembakan.
"Meskipun rekan-rekannya yang selamat sudah dipulangkan hari ini, tetapi Triyono saya suruh menunggui suami saya hingga sembuh dan nanti bisa pulang bareng. Saya hanya berharap, seluruh biaya perawatan dan pengobatan sampai pemulihan ada yang menanggung, mengingat pasti membutuhkan biaya besar," imbuh Sarminah.
Keluarga Agus berharap supaya pemerintah mengusut tuntas kasus penembakan brutal tersebut. Hal ini dikarenakan, Agus bersama rekan-rekannya hanya bekerja mencari nafkah dan tidak ada permasalahan apapun disana, apalagi dikait-kaitkan dengan situasi politik di daerah rantau itu.
( Dheky Kenedi / CN26 / JBSM )