
DIGIRING: Pelaku pencurian uang di kotak amal Mushala Nurullah saat digiring menuju ruang penyidik di Unit Reskrim Polsekta Tegal Timur, Polres Tegal Kota.(suaramerdeka.com/Riyono Toepra)
TEGAL, suaramerdeka.com - Aksi nekat pencurian dilakukan seorang salesman kompor gas dan barang-barang elektronika, yang mencuri uang di kotak amal di Mushala Nurullah, Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.
Pencurian itu dilakukan sekitar pukul 12.45, Jumat (6/1). Atau ketika sebagian besar warga sekitar Jl Nusa Indah baru selesai pulang dari masjid setelah menunaikan shalat Jumat. Pelaku saat itu masuk mushala tersebut. Ibu-ibu di sekitar mushala pun curiga dan heran.
Karena pelaku tidak shalat Jumat di masjid, melainkan justru masuk mushala untuk shalat Dhuhur. Ketika ibu-ibu mendekat, memang pelaku tengah shalat. Tapi ternyata hanya pura-pura. Sebab ketika ibu-ibu menjauh, pelaku mencukil-cukil uang yang ada di kotak amal mushala.
''Ternyata saat mencukil uang, ternyata kepergok ada sejumlah ibu-ibu lainnya yang masih berada di dekat mushala dan melihatnya. Kemudian langsung melaporkan ke pengurus mushala dan warga lain yang baru saja pulang shalat Jumat,'' terang Kapolsekta Tegal Timur Kompol Teguh Riyanto SE, Sabtu (7/1).
Sejumlah warga pun langsung menuju mushala dan menangkap basah pelaku pencurian itu, dan diarak menuju Mapolsekta Tegal Timur. Pelaku yang ditangkap adalah Langlan Maulana (19).
Dia sehari-hari bekerja sebagai salesman kompor gas dan barang-barang elektronika. Pencurian itu dilakukan karena sudah beberapa hari, barang yang ditawarkan keliling kampung tak kunjung ada yang membeli. ''Saya juga tidak diberi uang makan oleh bos saya. Jadi pas lapar dan tak ada uang ya terpaksa mengambil uang di kotak amal,'' ucap pelaku sambil menutupi wajahnya.
( Riyono Toepra / CN34 / JBSM )