
PALU, suaramerdeka.com - Bentrokan antarwarga terjadi di Kelurahan Nunu, Kecamatan Palu Barat dan Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Palu Selatan, Sabtu (7/1) dinihari. Akibat bentrokan itu sejumlah warga mengalami luka-luka akibat terkena peluru senapan angin.
Tiga korban adalah warga Tavanjuka dan langsung langsung mendapat perawatan di Puskesmas Tavanjuka. Ketiganya, berinisial Rs, satpam sekolah yang tertembak peluru senapan angin di kelopak mata kiri dan telapak tangan, Ro yang tertembak senapan angin di pipi kiri, dan Ri yang tertembak di pipi kanan.
Selain menyebabkan korban, dua rumah milik warga juga dibakar akibat bentrokan ini. Salah seorang korban, bentrokan mulai terjadi sekitar pukul 03:00 WITa dan tidak diketahui apa pemicu bentrokan tersebut. Dia mengaku hanya ikut saja begitu dengan alasan membantu sesama warga Tavanjuka
Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Soemarno di TKP mengatakan, kepolisian masih mencari dan mengumpulkan informasi pemicu bentrokan. Menurutnya, bentrokan antara warga dua kelurahan bertetangga itu, sudah sering terjadi sejak akhir Desember 2011 lalu.
Hingga saat ini, suasana di kedua kelurahan masih tegang kendati sudah lumayan kondusif. Konsentrasi massa masih terjadi. Petugas kepolisian dari Brimob maupun berjaga-jaga di TKP.
( MIOL , Ant / CN26 )