
NEW YORK, suaramerdeka.com - Mata uang euro tergelincir terhadap dolar dan yen pada Rabu (4/1) kemarin. Hal ini terjadi karena kekhawatiran atas krisis utang zona euro yang sekali lagi membuat pedagang gelisah.
Pagi ini euro diperdagangkan pada posisi 1,2941 dolar atau turun dari 1,3051 dolar pada Selasa malam, meskipun masih bertahan pada posisi atas dalam 15 bulan terakhir dibandingkan posisi perdagangan pada Kamis pekan lalu 1,2858 dolar.
Nilai euro juga merosot terhadap yen Jepang, pagi ini diperdagangkan pada posisi 99,28 yen dibandingkan nilai perdagangan pada Selasa sebesar 100,10 yen. Sementara dolar terangkat terhadap yen dan diperdagangkan pada posisi 76,71 yen dari sebelumnya 76,68 yen.
Sentimen pasar berbalik sedikit lebih negatif Rabu kemarin, setelah data menunjukkan bahwa bank-bank komersial Eropa telah mencatatkan setoran pada Bank Sentral Eropa sehari sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa pemberi pinjaman tetap enggan untuk memberikan pinjaman di tengah ketegangan pasar yang sedang berlangsung. "Mata uang tunggal tetap berisiko pada kondisi Eropa yang terus memburuk," kata Michael Boutros dari harian FX.
( AFP , Yuska / CN14 )