
SOLO, suaramerdeka.com - Perekaman data warga Solo ke dalam electronik-Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) terus berlangsung. Wali kota Joko Widodo pun optimistis, program itu rampung Maret 2012.
"Secara total di lima kecamatan ditargetkan selesai awal April. Tapi saya optimistis sebelum itu sudah bisa rampung," kata Jokowi (sapaan akrab wali kota-Red) di Kantor Kecamatan Banjarsari, Selasa (3/1).
Keyakinan orang nomor satu di Kota Bengawan tersebut didasarkan pada hasil perekaman data di Kecamatan Banjarsari yang sudah menyentuh angka 50 persen.
Menurut Camat Banjarsari Danang Sulindriyanto, saat ini kecamatannya sudah merampungkan perekaman data terhadap 66.987 wajib KTP. "Itu berarti 48 persen dari keseluruhan wajib KTP sebanyak 136.961 orang," imbuh Danang.
Dari peralatan perekaman yang ada, dinilainya cukup mendukung segera rampungnya program tersebut. Dia menyebutkan di Banjarsari saat ini tersedia enam alat rekam data dari jumlah ideal sebanyak sembilan alat.
Dari jumlah itu untuk satu alatnya mampu merekam 200 sampai 250 wajib KTP setiap harinya. "Jika dikalikan enam alat, maka setiap harinya kami mampu menyelesaikan perekaman sekitar 1.200-an wajib KTP," jelas dia.
Selain itu untuk mengejar target selesai Maret mendatang, lanjut Danang, pihaknya juga mengubah jadwal undangan untuk wajib KTP dari sistem hari menjadi jam. Misalnya, saat ini wajib KTP di Kecamatan Banjarsari bisa datang melakukan perekaman data sesuai waktu yang tertulis diundangan yakni pukul 08.00-09.00 WIB atau 09.00-10.00 WIB.
( Gading Persada / CN33 / JBSM )