panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
29 Desember 2011 | 15:55 wib
ADF Bentuk Enam Koperasi di Pidie Jaya dan Bireuen

 

BANDA ACEH, suaramerdeka.com - Aceh Development Fund (ADF) dan tiga mitranya telah membentuk enam koperasi di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen untuk para calon penerima manfaat sejumlah industri yang dibangun melalui Program Teknologi Ramah Lingkungan untuk Industri Proses Perikanan (Terapan).

Faisal Hadi, Program Manager Terapan, mengatakan di Banda Aceh, Kamis (29/12), bahwa empat koperasi dibentuk di Pidie Jaya terdiri dari dua unit untuk pengrajin ikan teri di Pante Raja, Kecamatan Pante Raja, dan Keurisi Meunasah Beureumbang, Kecamatan Jangka Buya.

Kemudian koperasi petani garam di Desa Lancang, Kecamatan Bandar Baru, dan koperasi nelayan yang beraktivitas di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Meureudu. “Tiga koperasi yang dibentuk merupakan koperasi perempuan, kecuali yang di PPI Meureudu karena mereka yang beraktivitas di sana lebih banyak laki-laki seperti nelayan, pedagang dan pengusaha ikan,” katanya.

Adapun dua lagi yang dibentuk di Bireuen adalah koperasi prempuan yaitu koperasi petani garam di Kecamatan Jangka dan pengrajin ikan teri di Curee Tunong, Kecamatan Simpang Mamplam.

Pembentukan koperasi itu dilakukan dengan melibatkan semua masyarakat yang merupakan para pelaku di bidang usaha masing-masing, terutama perempuan, pejabat dinas terkait kedua kabupaten dan staf lapangan program Terapan.

“Masyarakat sangat antusias untuk terlibat dalam setiap rapat-rapat persiapan pembentukan koperasi. Apalagi sebelum pembentukan, warga telah mendapatkan perspektif lain tentang manfaat koperasi melalui serangkaian sosialisasi yang kami lakukan,” kata Faisal.

Anggota koperasi nantinya menjadi calon penerima manfaat industri yang dibangun melalui program Terapan. Industri itu adalah pembangunan pabrik es balok di PPI Meureudu, pabrik garam beryodium di Jangka dan Lancang serta industri ikan teri bersih di Pante Raja, Keurisi Meunasah Beureumbang dan Curee Tunong pada Januari 2012.

Saat ini, pelaksana program Terapan sedang menunggu persetujuan dari Bank Dunia untuk memulai pembangunan fisik industri-industri tersebut. “Kami juga melaksanakan serangkaian pelatihan kepada pengurus koperasi sehingga setelah program Terapan berakhir, masyarakat bisa melanjutkan pengembangan koperasi dan industri yang dibangun untuk meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan di kedua daerah itu,” kata Faisal.

( Andika Primasiwi / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
27 Mei 2012 | 09:40 wib
Dibaca: 11
27 Mei 2012 | 09:10 wib
Dibaca: 91
27 Mei 2012 | 08:55 wib
Dibaca: 96
27 Mei 2012 | 08:45 wib
Dibaca: 75
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER