
SEMARANG, suaramerdeka.com - Tim SAR hingga pagi ini, Rabu (28/12) kembali melakukan pencarian korban Adi Muhammad Rizal (14) yang hanyut di pantai Cipta Pos 1 Semarang kemarin. Warga Lodan 4 RT 6 RW III, Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara ini kemarin sore sekitar pukul 14.30 WIB terseret ombak di pantai tersebut.
Petugas Polsek Semarang Utara menyesalkan laporan atas hilangnya korban yang sangat terlambat. Kejadian itu baru dilaporkan kemarin malam sekitar jam 19.00 WIB sehingga pencarian juga juga sangat terlambat. Tim Basarnas baru tiba di lokasi sekitar jam 21.00 WIB.
Tim SAR memperkirakan, korban masih dalam posisi tenggelam. Biasanya korban tenggelam baru akan mengambang setelah 26 jam lebih.
Sebelumnya, Izlah salah satu teman korban mengaku, dia bersama korban saat itu tengah berenang dipinggiran pantai. Tiba-tiba ombak besar datang menyeret mereka berdua. "Dia tidak bisa berenang. Saya tidak bisa menolong, saya juga ketakutan pas dia tiba-tiba sudah menghilang," ujar Izlah.
Orang tua korban, Slamet mengatakan, anaknya memang tidak pamit kepada dirinya ketika akan bermain ke pantai ini. "Dia disuruh beli es, tapi tidak pulang ke rumah malah langsung pergi berenang sama teman temannya," sesal Slamet.
( Diantika PW / CN27 / JBSM )