
PASURUAN, suaramerdeka.com - Sungguh mengenaskan nasib Yunus (25), warga Kediri. Saat buang air besar di Sungai Pecuk di Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan korban terseret arus banjir karena sebelumnya terpeleset. Nyawa korban tak tertolong.
"Mayat korban ditemukan warga tadi malam (Minggu, 25/12)," kata Yudha Triwidya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Senin (26/12).
Hujan deras yang mengguyur sejumlah kawasan di Pasuruan mengakibatkan banjir di beberapa desa. Mungkin saat kejadian, korban hendak buang hajat di Sungai Pecuk. Tak tahunya korban terpeleset sehingga terbawa arus deras sungai.
Sementara itu, beberapa wilayah di Pasuruan yang diterjang banjir di antaranya Kelurahan Kalianyar, Tambakan dan Kaliarjo, Kecamatan Bangil.
Tak hanya itu, Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek pun tak luput dari sasaran air banjir. Begitu pula Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton yang juga daerah kantong air. "Banjir di Desa Tambakrejo akibat meluapnya Sungai Welang," katanya.
Akibat lebih lanjut banjir di sejumlah kawasan di Pasuruan, jalur pantura Surabaya-Pasuruan sempat tergenang air bah hingga 70 centimeter.
( Ainur Rohim / CN27 / JBSM )