
SEMARANG, suaramerdeka.com - Suasana natal yang biasanya penuh kebahagiaan dan keceriaan, tidak berlaku bagi keluarga Endang Susanti dan Hariyanto warga Kelurahan Tegalsari Kecamatan Candisari RT 7 RW 7 Kota Semarang karena salah satu anaknya yang bernama Stevanus Setiobudi Utomo (32) tewas bunuh diri dengan jalan masuk ke sumur.
Kejadian tersebut berlangsung malam kemarin pukul 23.30 WIB. Sumur yang digunakan korban untuk bunuh diri ada di belakang rumah. Dari informasi yang dihimpun wartawan di lapangan, keluarga tidak mengetahui saat korban menerjunkan dirinya dalam sumur, namun suara keras benda jatuh dalam sumur sempat didengar oleh warga.
Endang Susanti, ibu korban mengatakan, anaknya depresi karena mempunyai penyakit yang sudah lama diderita dan tak kunjung sembuh.
Sekitar pukul 07.00 pagi ini (25/12) tim Basarnas Search and Rescue Jawa Tengah dan Sarda Jateng terus melakukan pencarian korban. Hingga akhirnya pukul 09.30 pagi ini jenazah korban bisa dievakuasi dari dalam sumur yang memiliki kedalaman 30 meter dan ketinggian air setinggi 4 meter ini.
Untuk mengangkat tubuh korban, tim SAR menggunakan katrol. Salah satu petugas masuk ke dalam sumur untuk mengikat alat tersebut ketubuh jenazah, kemudian ditarik ke atas.
Hingga saat ini jenazah masih di letakan dirumah, warga yang penasaran berkerumun di sekitar rumah untuk bertanya atau sekedar menonton.
( Yulianto / CN32 / JBSM )