panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 Desember 2011 | 23:43 wib
Kinerja Perbankan Jateng 2011 Meningkat

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kinerja perbankan di Jawa Tengah sepanjang 2011 meningkat bila dibandingkan kondisi 2010 baik dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) maupun penyaluran kredit.

Pemimpin Bank Indonesia (BI) Semarang Joni Swastanto mengatakan, total aset perbankan Jawa Tengah sampai dengan Oktober 2011 mencapai Rp 172,42 triliun atau meningkat sebesar 18,52% dari 2010 (yoy). Penghimpunan dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun perbankan naik 17,85% menjadi Rp 126,72 triliun pada akhir tahun 2011.

"Penghimpunan dana terbesar dicapai oleh tabungan, kemudian diikuti oleh simpanan deposito dan giro," ujarnya, hari ini (18/12).

Joni menuturkan, dalam penyaluran dana ada kenaikan kredit yang disalurkan sebesar 23,10% (yoy) menjadi sebesar Rp 127,34 triliun pada posisi Oktober 2011. Pertumbuhan kredit didominasi oleh pertumbuhan jenis kredit investasi yang menunjukkan pertumbuhan tertinggi diantara jenis kredit yang lain yaitu mencapai 48,47% (yoy).

Selanjutnya diikuti oleh kredit modal kerja yang tumbuh sebesar 23,25% (yoy) dan kredit konsumsi yang tumbuh sebesar 17,31% (yoy) pada Oktober 2011. "Tingginya pertumbuhan kredit menunjukkan masih solidnya industri perbankan di Jawa Tengah," katanya.

Sementara itu besarnya rasio kredit terhadap DPK atau loan to deposit ratio (LDR) mencapai 100,43%. Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio non performing loans (NPLs) berada di bawah 5%.

"Meski fungsi intermediasi tetap berjalan dengan baik dengan kualitas kredit yang terjaga, tetap diperlukan perhatian pada besaran NPLs BPR yang mencapai 7,93% agar dapat dilakukan upaya untuk memperbaiki kualitas kredit yang disalurkan sehingga tetap berada di bawah ketentuan yang berlaku," terangnya.

Kredit yang disalurkan untuk UMKM hingga triwulan III-2011 tercatat cukup tinggi, yaitu mencapai Rp 43,13 triliun. Sejauh ini Bank Indonesia Semarang telah memberikan bantuan teknis kepada UMKM di Jawa Tengah melalui pengembangan klaster bordir di Desa Padurenan, Kabupaten Kudus dan klaster sapi perah di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

( Fani Ayudea / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
20 Agustus 2014 | 16:13 wib
Dibaca: 22
20 Agustus 2014 | 16:01 wib
Dibaca: 31
20 Agustus 2014 | 15:47 wib
Dibaca: 39
20 Agustus 2014 | 15:35 wib
Dibaca: 80
20 Agustus 2014 | 15:22 wib
Dibaca: 84
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
12 Agustus 2014 | 16:20 wib
14 Agustus 2014 | 15:50 wib
15 Agustus 2014 | 15:18 wib
19 Agustus 2014 | 21:05 wib
FOOTER