panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
17 Desember 2011 | 15:13 wib
Asal Muasal Konflik Mesuji Versi Petani


JAKARTA, suaramerdeka.com - Ibu seorang korban penembakan aparat di desa Mesuji, Rundam bercerita tentang asal konflik pertanahan di desanya itu.

Pada tahun 1993 warga di Desa Sritanjung, Nipah Kuning, dan Kagungan Dalam mengumpulkan sertifkat dan surat bukti kepemilikan lahan ke perusahaan. Mereka mau karena dijanjikan akan menjadi petani plasma. "Tetapi belakangan perusahaan mengklaim tanah itu milik mereka. Kami tidak bisa lagi bercocok tanam di tanah kami," kata Rundam di Mesuji (17/12).

Padahal warga yang jumlahnya ratusan tersebut sudah turun-temurun mendiami kawasan itu. Mereka hidup mengandalkan buah-buahan seperti durian, duku, dan tanaman tahunan lainnya. Alhasil warga kemudian dijerat kemiskinan karena tak punya mata pencaharian.

Muslim, anak bungsunya, ikut menjadi korban penembakan polisi.

“Bertahun-tahun kami hidup tertekan. Penuh ketakutan,” kata perempuan tua yang setia menunggui anaknya di rumah sakit sejak 10 November 2010 lalu itu.

( Tmp / CN32 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 3659
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 3960
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 3818
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 4930
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 3645
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:15 wib
05 September 2014 | 23:45 wib
05 September 2014 | 23:30 wib
02 September 2014 | 12:53 wib
FOOTER