
KUDUS, suaramerdeka.com -
Kepala KPP Pratama Kudus Sulistiyo Wibowo menerangkan, dari target senilai Rp 1,084 triliun, pertengahan Desember ini telah dicapai perolehan hingga Rp 1,121 triliun atau 103,47 persen dari target. Perolehan tersebut berasal dari pajak penghasilan senilai Rp 622,81 miliar, PPN dan PPnBM senilai Rp 450,02 miliar, PBB senilai Rp 46,94 miliar, dan pajak lainnya senilai Rp 1,93 miliar.
''Setelah adanya klasifikasi dan peringkat pencapaian pajak tahun ini, KPP Pratama Kudus sampai posisi sekarang ini keluar sebagai peringkat pertama di Indonesia untuk klasifikasi target di atas Rp 1 miliar,'' katanya usai rapat dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng I di ruang rapat KPP Pratama Kudus, Jum'at (16/12).
Pencapaian yang cukup tinggi ini, merupakan bukti adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam pembayaran pajak. Selain itu, upaya-upaya strategis yang dilakukan oleh pihak KPP Pratama Kudus, seperti dengan sosialisasi kepada asyarakat dan siswa di tingkat SMA, telah memacu masyarakat untuk melaksanakan kewajibannya.
Program dari pusat seperti call me, dan sensus pajak juga memperkuat kinerja petugas pajak untuk menyadarkan masyarakat dalam pentingnya membayar pajak. Sulistiyo menambahkan, karena belum mencapai akhir tahun, namun dia optimis masih mampu meningkatkan perolehan pajak hingga mencapai 107 persen dari target tahun ini.
''Masih ada pajak yang belum masuk, seperti PBB Migas yang kemungkinan masih akan mendongkrak pencapaian kami,'' katanya.
Sementara, Kepala kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I, Sakli Anggoro berharap, KPP Pratama Kudus mampu mempertahankan prestasinya sampai akhir tahun. Karena perolehan peringkat pertama nasional untuk wilayah DJP Jateng 1 hanya diduduki oleh Kabupaten Kudus.
Sedangkan peringkat kedua diduduki oleh wilayah lainnya, yaitu KPP Pratama Cikarang Selatan, dan peringkat ketiga diduduki oleh KPP Pratama Jakarta Setiabudi III. ''Untuk klasifikasi di atas Rp 1 miliar ini ada 33 KPP Pratama di Indonesia,'' terangnya.
Pretasi lain oleh DJP Jawa Tengah I juga disabet oleh KPP Pratama Demak dengan peringkat tiga di Indonesia, untuk klasifikasi Rp 500 miliar sampai Rp 1 triliun. Posisi KPP Pratama Demak didahului oleh KPP Pratama Medan Belawan, dan Medan Barat.
( Septina Nafiyanti / CN27 / JBSM )