panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 Desember 2011 | 14:52 wib
PDIP Perketat Perekrutan Caleg

BANDUNG, suaramerdeka.com – Proses seleksi penjaringan dan penyaringan bakal calon anggota legislatif (balon caleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, akan diperketat. Selain itu, PDIP juga membuka diri untuk dan merekrut balon caleg dari luar partai.

“PDIP akan membuka diri bagi siapapun yang memiliki kapasitas, kapabilitas dan ketokohan untuk menjadi caleg PDIP. Rekrutmen yang dilakukan berbasis pada komisi dan sesuai dengan penugasan. Artinya, partai akan merekrut siapa saja yang dianggap jago dalam bidang-bidang tertentu,” kata Wakil Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dalam jumpa pers di sela-sela Rapat Kerja Nasional I PDIP di Bandung, Selasa (13/12).

Menurutnya, peluang bagi balon caleg DPR RI semakin terbuka. Dia juga mengatakan, sistem perekrutan dilakukan secara terbuka. Para balon caleg untuk Pemilu Legislatif 2014 harus mengikuti sejumlah tahapan.

“Antara lain psikotes, pelatihan dan membuat paparan mengenai sejumlah isu terkait penugasan dalam komisi. PDIP akan jemput bila di daerah penting dan strategis di mana PDIP tidak mendapatkan kursi dalam pemilu lalu,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga menjelaskan bahwa psikotes merupakan alat atau instrumen untuk mengetahui kemampuan, motivasi dan kepribadian balon caleg. Hal itu juga menjadi dasar untuk menilai apakah balon caleg bersangkutan memiliki kematangan, kepribadian dan perilaku yang baik untuk menjadi anggota legislatif.

“Psikotes menjadi tahap awal seleksi. Karena setelah itu ada pelatihan dan pematangan. Hal itu agar mereka memahami sistem politik Indonesia. kemudian, akan ada tes kualifikasi. Misalnya, membuat rancangan Undang-undang,” paparnya.

Meski demikian, dia menegaskan bahwa dari aspek proporsi, jalur dari internal partai akan lebih banyak dibanding jalur eksternal. Sebab, jalur eksternal akan fokus pada kompetensi sebagai penggerak utama dalam mendorong kebijakan.

“Sifat keterbukaannya adalah semakin ke pusat semakin besar. Sebaliknya, semakin ke bawah semakin tertutup. Sebab, sumber-sumber kader di DPRD jauh lebih banyak daripada untuk DPR RI. Itu salah satu cara kami mengakomodasikan kader dari internal partai,” imbuhnya.

( Saktia Andri Susilo / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 3845
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 4173
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 4030
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 5161
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 3844
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
05 September 2014 | 23:15 wib
05 September 2014 | 23:45 wib
05 September 2014 | 23:30 wib
05 September 2014 | 23:56 wib
FOOTER