
DITAHAN: Mantan Presiden Israel Moshe Katsav tiba di Penjara Maasiyahu di Ramle, Israel, Rabu (7/12).
YERUSALEM, suaramerdeka.com - Mantan Presiden Israel Moshe Katzav Rabu (7/12) pagi terpaksa dijemput aparat kepolisian Israel. Katzav akan menjalani masa tahanan tujuh tahun penjara setelah diputus bersalah dalam tindakan kriminal pemerkosaan dan kejahatan seksual lainnya.
Katzav kini mendekam di Lapas Ma'asiyahu di pusat ibu kota Israel, di mana dua menteri juga tengah menjalani masa tahanan karena penggelapan dana publik.
Dalam sebuah siaran televisi lokal, Katzav masih menyangkal tindakan yang dituduhkan. "Aparat mengeksekusi orang tidak bersalah tanpa kesaksian atau bukti," katanya.
"Kebenaran pasti suatu hari akan terungkap. Itu akan datang, saya tidak tahu kapan," kata Katzav pada wartawan yang memadati halaman depan rumahnya di kota Kiryat Maleakhi. Sebelum keluar rumah, dia mengucapkan selamat tinggal, anak istri dan teman-teman.
Pasukan besar polisi bersiaga di depan penjara, mengamankan kedatangan Katzav.
( Reuters , Linda Putri / CN33 )