panel header


RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Desember 2011 | 12:21 wib
Dukungan Melawan Diskriminasi HIV pada Immi Terus Mengalir


JAKARTA, suaramerdeka.com -
Dukungan terus mengalir pada Zipporah Imogen Divine alias Immi agar sekolah menghentikan perilaku diskriminatif. Dia ditolak masuk SD Don Bosco Kelapa Gading lantaran ayahnya terinfeksi AIDS.

Sebelumnya dalam seleksi tes masuk, Immi sebenarnya sudah lolos tes. Namun karena keberatan sejumlah orangtua murid, bocah malang ini terpaksa memendam impiannya. Sang ayah, Fajar Jasmin Sugandhi kemudian mengungkapkan kekecewaannya atas penolakan yang cenderung bersifat deskriminatif itu melalui jejaring sosial.

"Sebagai seseorang yang pernah aktif peduli soal HIV/AIDS, melekat dalam ingatakan saya bahwa tidak boleh ada tindakan diskiminatif terhadap ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) karena mereka memiliki hak yang sama sebagai warga negara," paparnya.

Dukungan lain juga mengalir dari Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso. Saat dihubungi detikcom, Priyo menyampaikan apa yang terjadi dalam kasus ini jelas-jelas merupakan diskriminasi. Hal seperti ini tidak seharusnya terjadi di masyarakat.

"Kita tidak boleh memusuhi pengidap HIV-AIDS, apalagi anak-anaknya. Ini kita sangat menyesalkan dan sekolah itu harus meminta maaf dan menerimanya sekolah," kata politisi Golkar ini.

Selain itu, dukungan di twitter dan media lain pun terus mengalir untuk melawan diskiriminasi HIV, agar nantinya tidak ada Immi-immi lain dengan nasib serupa. "Harus kita kawal terus permasalahan ini, agar tidak ada korban Immi lain," tulis Koalisi AIDS lewat akun twitternya @KoalisiAIDS.

Fajar Jasmin Sugandhi, ayah Immi yang terinfeksi HIV positif pun menuliskan lewat akun twitternya @fajarjasmin, bahwa ia mendapatkan banyak dukungan dari berbagai pihak, termasuk media, DPR, Ombudsman Indonesia, KPA, 2 agensi PBB dan beberapa pengacara.

"I count media, DPR, Ombudsman Indonesia, KPA, and 2 UN agencies, and various lawyers as my supporters. Still receiving more. Thank you all," tulis Fajar.

( dtc / CN27 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 23:55 wib
Dibaca: 228
26 Mei 2012 | 23:42 wib
Dibaca: 204
26 Mei 2012 | 23:28 wib
Dibaca: 210
26 Mei 2012 | 23:14 wib
Dibaca: 195
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER