
PYONGYANG. suaramerdeka.com - Korea Utara merilis dokumen yang menyebutkan alasan rasional negara itu dalam uji coba meluncurkan rudal balistik. Dokumen tersebut juga menyebutkan bahwa negara komunis di semenanjung Korea itu telah menembakkan rudal jarak jauh pada tahun 1998 dan 2009 sebagai bagian dari program pengembangan sistem satelit militernya.
Korean Central News Agency yang merilis dokumen tersebut mengatakan: "Semua umat manusia berbagi untuk mengembangkan ruang angkasa, dan tidak seorang pun dapat mencegah Korea Utara untuk mengejar program damai yang diinginkannya."
Diberitakan, Korea Utara melakukan uji coba dengan meluncurkan rudal jarak jauh Taepodong-1 pada tahun 1998, dan generasi terbaru Taepodong-2, pada tahun 2009. Kedua rudal terbang di atas wilayah Jepang dan pecahannya jatuh di Samudera Pasifik.
Dokumen lyang dirilis Korea Utara juga mengatakan bahwa negara telah mengalami kemajuan dalam program luar angkasa dengan keberhasilannya meluncurkan dan mendemonstrasikan dua rudal berteknologi canggih.
Dokumen itu juga menyatakan bahwa ada kecenderungan global untuk mengembangkan ruang angkasa, dicontohkan bahwa China sukses menciptakan sebuah pesawat ruang angkasa tak berawak yang mengorbitkan modul awal bulan ini.
Korea Utara berusaha membenarkan peluncuran rudal balistik jarak jauhnya untuk mencegah pembalasan oleh pihak Jepang atau Amerika Serikat.
( NHK , Yuska / CN14 )