
BLORA, suaramerdeka.com - Terorisme masih menjadi persoalan yang menyita perhatian pemerintah untuk ekstra waspada. Salah satu yang sangat diawasi adalah wilayah perbatasan antarkota dan daerah-daerah pinggiran.
Tak pelak, aparat kepolisian pun senantiasa meningkatkan kewaspadaan terkait terorisme ini, seperti yang dilakukan oleh aparat kepolisian dari Polsek Kedungtuban, Blora. Meski sampai saat ini tergolong kondisinya terbilang kondusif dan aman, namun aparat kepolisian tetap waspada terhadap berbagai kemungkinan yang dihadapi.
"Untuk melakukan pengawasan terhadap terorisme kami memaksimalkan petugas Badan Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babin Kamtibmas) dan Badan Intelijen Keamanan (Intelkam) Polri. Mereka secara kontinu melakukan pengawasan di desa-desa," ujar Kepala Polsek Kedungtuban AKP Kompiang Surata.
Selain memaksimalkan petugas Babin Kamtibmas dan Intelkan, pihak kepolisian juga menjalin hubungan yang baik dan melibatkan masyarakat mengantisipasi terorisme. "Sebagai peningkatan kewaspadaan terkait terorisme, kami menghimbau kepada
masyarakat agar waspada terhadap pendatang baru," tambahnya.
Bahkan perwira Polisi asal Pulau Dewata ini mengutarakan, tak hanya mereka yang murni pendatang baru saja yang perlu diwaspadai. ''Meski asli daerah kalau sudah lama tinggal di luar kota, juga perlu diwaspadai. Apalagi jika saat di luar kota tidak diketahui latar komunitasnya dan dengan siapa ia bergaul juga perlu diwaspadai," tegas Kompiang Surata.
( Rosidi / CN26 / JBSM )