panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
14 November 2011 | 11:12 wib
Melanggar Hukum, Ormas Bisa Langsung Dibekukan

Jakarta, CyberNews. Revisi UU No. 8 Tahun 1985 tentang ormas akan dilakukan. Dalam revisi itu akan disertakan penyederhanaan proses pembekuan sebuah Ormas. Salah satu penyebab pembekuan ormas yang diajukan adalah apabila ormas itu melanggar hukum.

Demikian dikatakan Kapuspen Juru Bicara Kemendagri, Reydonnyzar Moenek dalam keterangan persnya di Kantor Kemendagri, siang ini (14/11). 

"Acuan kita berdasarkan Pasal 28 J UUD 1945, ayat 2 ditegaskan bahwa dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan UU. Jadi, melanggar aturan hukum atau UU adalah masalah serius," kata pria yang akrab dipanggil Donny tersebut.

Lebih lanjut Donny mengatakan, ormas dapat dirunut dari azasnya. Intinya, apabila azas itu bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, maka keberadaannya jelas dilarang.

"Kalau Ormas azasnya Islam, itu tidak bertentangan dengan Pancasila. Tapi ingat, bukan untuk mendirikan negara Islam Indonesia. Demokrasi membuka ruang partisipasi, namun tetap ada pembatasan, bukan sebebas-bebasnya seorang atau kelompok bisa bertindak di negara ini," kata Donny.    

UU No 8 Tahun 1985 direvisi karena sudah tidak sesuai lagi dengan dinamika kehidupan berbangsa dan negara.

( Hartono Harimurti / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
03 September 2014 | 11:36 wib
Dibaca: 17
03 September 2014 | 11:27 wib
Dibaca: 119
image
03 September 2014 | 11:18 wib
Dibaca: 168
03 September 2014 | 11:09 wib
Dibaca: 138
03 September 2014 | 11:00 wib
Dibaca: 208
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER