panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 November 2011 | 17:53 wib
Panen Tembakau Pengaruhi Pajak Kendaraan

Temanggung, CyberNews. Panen tembakau di Kabupaten Temanggung berpengaruh dalam upaya pencapaian target pendapatan dari Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Ketika panen tembakau gagal, maka akan sulit untuk mencapai pendapatan yang ditargetkan, namun sebaliknya saat panen tembakau berhasil, seperti tahun ini, maka target tersebut tak terlalu sulit untuk dipenuhinya.

Kepala Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD/Samsat) Kabupaten Temanggung, Suyamto, di kantornya, pekan lalu mengatakan, pada tahun 2011 ini, target yang dibebankan Pemprov kepada lembaganya, untuk PKB kurang lebih Rp 23 miliar, sedangkan BBNKB sejumlah Rp 25 miliar. Kedua target tersebut dipastikan telah terpenuhi pada pertengahan bulan November ini. ''Untuk target BBNKB bahkan telah terpenuhi pada tanggal 5 November yang lalu, sedangkan target PKB terpenuhi pada tanggal 12 November,'' jelasnya.

Menurutnya, dengan telah terpenuhinya target pada pertengahan November ini, maka dipastikan pula, target pendapatan dari PKB dan BBNKB untuk tahun 2011 ini akan melebihi yang ditentukan. Sebab, pendapatan PKB dan BBNKB tahun 2011 ini, secara total akan dihitung pda akhir tahun nanti. ''Atas hasil ini, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para wajib pajak, yang dengan kesadaran tinggi telah membayarkan kewajibannya tepat waktu,''ujarnya.

Diungkapkannya, keberhasilan panen tembakau sangat membantu dalam mencapai target BBNKB dan PKB, karena banyak dari warga Kabupaten Temanggung, yang kemudian membeli kendaraan bermotor dari hasil keuntungan panen tersebut. Pemilik kendaraan bermotor baru itu, dengan sendirinya berkewajiban membayar BBNKB sekaligus PKB ke UP3AD, sehingga mempercepat dalam pencapaian target pendapatan.

''Dengan banyaknya kendaraan bermotor baru, maka kian bertambah pula pendapatan dari BBNKB dan PKB. Selain itu, para pemilik kendaraan bermotor lama pun, saat ini tidak banyak yang menunggak dalam membayar PKB. Kesadaran bayar pajak tepat waktu ini kemungkinan juga didorong tersedianya biaya dari hasil panen tembakau tersebut,''tuturnya.

Situasi ini, sambung dia, berkebalikan jika panen tembakau di kabupaten tersebut gagal. Jika hal itu terjadi, biasanya akan banyak warga yang lalu menjual kendaraan bermotornya, serta tak sedikit yang menunggak dalam membayar PKB. Sehingga, upaya mencapai pendapatan yang ditargetkan pun kadang tak tercapai. ''Pada dasarnya, target yang dibebankan kepada kami setiap tahun selalu mengalami peningkatan, seiring dengan bertambahnya wajib pajak pemilik kendaraan bermotor. Hanya saja untuk mencapainya tergantung pada situasi kondisi di masyarakat,''paparnya.

( Henry Sofyan / CN34 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 23:55 wib
Dibaca: 215
26 Mei 2012 | 23:42 wib
Dibaca: 192
26 Mei 2012 | 23:28 wib
Dibaca: 188
26 Mei 2012 | 23:14 wib
Dibaca: 183
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER