panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
11 November 2011 | 14:55 wib
Dampak Krisis Ekonomi Eropa
TNI Beli Alutista Murah


Magelang, CyberNews.
Untuk memperkuat sistem persenjataan TNI Angkatan Darat rencananya akan membeli alat utama sistem persenjataan (alutista) dari Eropa. Alutista dari Eropa itu setidaknya mensejajarkan untuk menyejajarkan kekuatan bersenjata TNI AD dengan angkatan bersenjata di Negara tersebut.

"Pengadaan alutista tersebut harus selesai pada 2014," kata Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Pramono Edhie Prabowo, usai upacara wisuda 166 dan HUT Akmil ke-54 perwira tinggi TNI AD di Gedung Lily Rochli Kompleks Akademi Militer, Jumat (11/11).

Dalam acara itu, Kasad mewisuda 166 Perwira Tinggi ( PATI) TNI AD  yang memasuki masa purnatugas, tiga jenderal diantaranya mantan Pangliman TNI Jenderal TNI Djoko Santoso mantan KSAD  Jenderal TNI Agustadi Sasongko dan Jenderal TNI George Toisutta.

Edhie mengatakan, dengan pengadaan alutista dari Eropa tersebut  sebagian dapat digunakan sebelum 5 Oktober 2012 mendatang. Adapun persenjataan yang akan dibeli dari kawasan benua Eropa tersebut antara lain main batlle tank (tank berat) Leopard sebanyak 100 unit.

Menurutnya, TNI AD sebenarnya akan mengambil 44 unit tank berat, tetapi karena situasi perekonomian di Eropa yang, maka kita ambil 100 unit dengan plafon harga yang sama. Dikatakannya, pembelian Multiple Launch Rocket System (MLRS) untuk 2,5 batalyon.

Selain persenjataan yang akan dibeli dari Eropa, TNI AD juga akan membeli delapan unit helikopter serbu Apache yang didatangkan langsung dari Amerika, ditambah dua unit pesawat buatan dalam negeri.

Semua persenjataan yang dibeli dari Eropa dan Amerika tersebut, lanjut dia, semuanya dalam kondisi yang baru. Kebetulan harganya relatif murah salah satunya dikarenakan kondisi perekonomian Eropa yang sedang terpuruk.

Ia mencontohkan, untuk harga satu unit helikopter Apache yang semula dipatok 30 juta US Dollar,  TNI AD mendapat potongan 5 juta US Dollar. Sehingga untuk membeli delapan helikopter serbu tersebut mendapat potongan sekitar 40 juta US dollar. "Anggaran untuk pembelian alutista tersebut mencapai Rp 14 Triliun," tambahnya.

( Sholahuddin Al-Ahmed / CN27 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
13 April 2014 | 16:56 wib
07 April 2014 | 21:40 wib
12 April 2014 | 17:55 wib
02 April 2014 | 00:53 wib
FOOTER