
Karanganyar, CyberNews. Kasus mutilasi berupa mayat tanpa kepala dan telapak tangan, yang ditemukan warga di Hutan Panjang, Desa Sepanjang, Tawangmangu hingga kini belum ada titik terang.
Kapolres Karanganyar AKBP Edi Suroso mengungkapkan pihaknya telah berupaya maksimal untuk mengungkap identitas perempuan korban mutilasi dan pelaku tindakan keji tersebut.
''Kami telah berkoodinasi dengan polres tetangga, mengumumkan ke publik perihal ciri korban dan segenap upaya lain. Tapi hingga kini belum ada masyarakat yang mengaku kehilangan anggota keluarga dengan ciri mirip korban,'' kata Edi Suroso di Mapolres, Kamis (10/11), seusai upacara peringatan Hari Pahlawan.
Kapolres kepada wartawan mengungkapkan dirinya dalam waktu dekat akan berpindah tugas sebagai Wadir Sabhara Polda Jateng, sedangkan Kapolres Karanganyar akan dijabat oleh AKBP Nasirwan A Wibowo.
Rencananya, Jumat (11/11) akan ada sertijab Kapolres Karanganyar di Mapolda Jateng, dan Sabtu lusa dilakukan pisah-sambut kapolres di Mapolres Karanganyar.
Dengan belum terungkapnya kasus mutilasi di Hutan Panjang, imbuhnya, otomatis pihaknya akan menyerahkan upaya pengungkapan tersebut kepada kapolres baru, dan harapannya bisa segera terungkap dan pelaku tindakan keji tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
''Kronologis kejadian dan perkembangan upaya pengungkapan kasus itu telah kami susun dan akan diserahkan kepada Kapolres yang baru nanti,'' imbuhnya.
Dalam acara itu, Kapolres juga menyerahkan 17 unit mobil jenis off road dengan merek Mitsubishi Strada kepada 17 polsek dan dua unit mobil jenis sedan untuk Satuan Sabhara.
( Widodo Prasetyo / CN34 / JBSM )