
Blora, CyberNews. Permasalahan tanah yang tak kunjung selesai, menjadikan PT Gendhis Multi Manis (GMM) mempertimbangkan pemindahan pembangunan pabrik gula.
''Kalau ada yang punya lahan sekitar 50 hektar kami siap membelinya. Kami akan pindahkan saja pembangunan pabrik gula di Desa Tinapan itu,'' ujar Direktur Utama (Dirut) PT GMM, Kamadjaya, kepada Suara Merdeka CyberNews, Selasa (8/11).
Meski mempertimbangkan pemindahan lokasi namun dia menegaskan pembangunan pabrik gula akan tetap di wilayah Blora. ''Masih tetap di Blora, tapi di lokasi lain, bukan di lahan Kwarcab Pramuka di Tinapan itu,'' tandasnya.
Kamadjaya menyatakan wacana pemindahan lokasi itu bukan merupakan ancaman karena permasalahan tanah Kwarcab Pramuka Blora yang tak kunjung selesai. ''Tidak ada budaya ancam mengancam pada diri kami,'' katanya.
Sebagaimana diketahui, Kwarcab Pramuka Blora meminta BPN mengukur kembali luas tanah bumi perkemahan Pancasona yang akan dibeli dan dijadikan lokasi pabrik gula oleh PT GMM. Pasalnya luas tanah berkurang dari 27 hektar lebih menjadi sekitar 21 hektar lebih.
''Luas tanah yang berkurang itu bukan persoalan kami. Itu urusan Kwarcab. Kami butuh lahan sekitar 20,9 hektar di lokasi itu,'' ucap Kamadjaya. ''Sudahlah, kami sudah malas. Lebih baik cari lahan lain,'' tambah Kamadjaya.
( Abdul Muiz / CN27 / JBSM )