
BERBINCANG: Sineas Garin Nugroho (kiri) bersama salah seorang pendukung film. (SM CyberNews/ Bambang Isti)
Semarang, CyberNews. Kritik terhadap korupsi ternyata sudah lebih dahulu dimunculkan oleh bapak bangsa Mgr Soegijapranata Sj di masa perjuangan. Oleh sebab itu, film "Soegija" yang mengangkat kisah perjuangan seorang pemuka agama ini sesungguhnya amat tepat dan relevansinya amat kuat terhadap kondisi politik di Indonesia sekarang ini.
Sineas Garin Nugroho mengatakan hal itu di sela-sela pembuatan film epik bertajuk "Soegija", Senin (7/11) di Kompleks Gereja Katolik Gedangan, Semarang.
"Film saya banyak mengisahkan tentang bagaimana bapak bangsa seperti almarhum Soegija itu mengabdi dan memandu nilai di tengah konflik ekonomi, ideologi, fisik dan kekuasaan di jaman itu. Saya kira film ini layak ditonton oleh para politikus sekarang yang angkuh dan sok tahu politik, bergaya menyelamatkan bangsa tapi malah bisa menghancurkan negara ini," kata Garin.
Ia mengaku bahwa film "Soegija" ini bukan film politik, tapi adalah film hiburan yang tidak berbicara tentang agama. Semua orang, menurut Garin, bisa menonton film ini, terutama penonton Indonesia. Sebab, film ini banyak membicarakan wajah negeri ini di masa lalu.
( Bambang Isti / CN33 / JBSM )