panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
06 November 2011 | 15:00 wib
Potensi UMKM Purbalingga Dipetakan

 

Purbalingga, CyberNews. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Purbalingga mulai memetakan potensi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mengetahui peluang pasar produk-produk UKM di Purbalingga.

Ketua Kadin Purbalingga Wiji Laksono mengatakan, UKM di Purbalingga jumlahnya banyak. Mereka hampir tesebar di seluruh wilayah di Kota Perwira. "Kami sekarang sedang berjalan untuk mendata UKM. Pendataan ini juga untuk mengetahui perkembangannya," katanya Minggu (6/11).

Dia mengatakan, UKM yang memiliki peluang pasar cukup prospek meliputi, industri rumahan knalpot, logam, sapu glagah, kerajinan batik tulis, gula semut organik dan kerajinan bambu. "Jumlah ini masih sedikit. Kami yakin potensi UKM di Purbalingga masih banyak dan memiliki peluang pasar yang cerah," ujar dia.

Setelah semua UKM dipetakan, kemdian akan diparalelkan dengan perogram pemkab. Selain itu, potensi ini akan ditawarkan ke pemprov agar UKM di Kota Perwira bisa dikembangkan. Tak hanya itu, pihaknya juga akan bekerjasama dengan pengurus kadin lintas daerah. Kami berusaha mencari bapak angkat dalam mengembangkan UKM.

Tak hanya itu, daerah yang memiliki potensi itu akan diusulkan untuk dijadikan destinasi wisata baru produk-produk UKM. "Ke depannya diharapkan bisa mendatangkan wisatawan lokal maupun luar negeri. Tapi tentu cita-cita ini perlu kerjasama dengan pemkab," katanya.

Seperti diberitakan, pemkab dan asosiasi pengusaha Purbalingga diminta memfasilitasi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Pasalnya, UKM kerap dihadapkan pada permasalahan permodalan dan pemasaran.

Sementara itu, sejumlah pelaku UKM mengaku kesulitan mereka berkembang adalah permasalahan modal dan pemasaran. Seperti yang dituturkan produsen sepatu kulit di Purbalingga, Siswanto. Ia mengaku selama ini hanya memproduksi sepatu berdasarkan pemesanan dari konsumen. "Kami buat kalau ada pesanan. Kalau tidak pesanan, kami hanya melayani perbaikan sepatu, sandal dan tas saja," katanya.

Dia mengharapkan, pemkab mampu memfasilitasi pemasarannya agar usaha yang telah ditekuni sekitar 30 tahun itu bisa berkembang dan mampu bersaing dengan produk-produk dari luar negeri. "Kami minta pemkab memperhatikan dan memfasilitasi UKM melalui pemasarannya," ucap bapak usia 55 tahun itu.

( Puji Purwanto / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share

Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 15488
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 16411
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 16174
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 18752
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 15651
Panel menu tepopuler dan terkomentar
 Berita Terpopuler
FOOTER