panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 November 2011 | 17:57 wib
Izin Galian C Nakal Terancam Dicabut

 

Semarang, CyberNews. Pemprov Jateng memperingatkan bupati/walikota untuk lebih tegas, dengan mencabut izin penambangan galian C jika terbukti telah melanggar aturan dan merusak lingkungan di sekitarnya. Selama ini pelanggaran yang ada terkesan dibiarkan saja, tanpa konsistensi pengawasan yang jelas dan terencana.

Gubernur Jateng Bibit Waluyo menegaskan, kewenangan pencabutan ini ada di tangan kepala daerah masing-masing sehingga dibutuhkan komitmen yang jelas untuk menghindari akibat penambangan liar termasuk penambang yang berizin tetapi dalam prosesnya tidak memerhatikan aturan yang berlaku.

"Kalau Gubernur hanya bisa memeringatkan tidak bisa mencabut karena ini sudah otonomi daerah, tapi saya minta  bupati/walikota tegas untuk mencabut ijin galian C nakal yang semau-maunya sendiri itu. Penambangan liar juga harus diawasi karena dampaknya luar biasa pada kerusakan lingkungan," jelas Bibit, hari ini (2/11).

Penambangan di sepanjang daerah aliran sungai (DAS), lanjut dia, juga harus mendapatkan rekomendasi dari balai besar wilayah sungai (BBWS). Namun demikian, Bibit menilai masih banyak kepala daerah yang kurang berkomitmen terhadap hal ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Teguh Dwi Paryono menegaskan, rekomendasi yang diberikan BBWS terkait penerbitan izin sudah sesuai dengan ketentuan yang ada.

Namun ia mengakui untuk penambangan liar sungai yang sifatnya masih tradisional memang cukup dilema dan agak sulit. Pasalnya, penambangan tradisional juga menyangkut hajat hidup masyarakat kecil.

"Kendalanya adalah pengawasan yang kurang konsisten sehingga mereka menambang tidak memenuhi ketentuan dan malah menimbulkan kerusakan," ujarnya.

Menanggapi hal ini, Bibit kembali menegaskan agar pengawasan proses penambangan, termasuk jenis tradisional agar lebih diperketat.

"Pokoknya saya tidak main-main, yen ora sanggup tegas ojo dadi pemimpin. Kalau menyangkut masyarakat kecil saya bisa paham, tapi kalau terus-terusan kurangajar seenaknya saja menambang nggak tahu aturan ya, harus kena sanksi. Jadi tolong itu diawasi," tegas Bibit.

( Modesta Fiska / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 23:55 wib
Dibaca: 200
26 Mei 2012 | 23:42 wib
Dibaca: 189
26 Mei 2012 | 23:28 wib
Dibaca: 176
26 Mei 2012 | 23:14 wib
Dibaca: 179
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER