
Jakarta, CyberNews. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan ibu negara Ani Yudhoyono, beserta delegasi akan bertolak menuju Perancis esok (31/10) untuk menghadiri rangkaian pertemuan UNESCO di Paris dan KTT G20 di Cannes.
Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Dr Teuku Faizasyah, mengatakan, di Paris, Presiden akan memenuhi undangan Dirjen UNESCO untuk menyampaikan pidato utama pada Sesi Khusus perayaan Ulang Tahun ke-10 Deklarasi Universal Keragaman Budaya (Universal Declaration on Cultural Diversity).
Kunjungan ini juga akan dijadikan momentum untuk menekankan kembali arti penting pelestarian warisan budaya dan alam lainnya di Indonesia. Seperti diketahui, UNESCO telah mengakui beberapa kekayaan alam dan budaya asli Indonesia, seperti situs Manusia Purba Sangiran, Taman Hutan Tropis Sumatra, Taman Nasional Ujungkulon, dan Taman Nasional Komodo; kemudian wayang, keris, batik, dan angklung.
Presiden RI dan delegasi juga akan melakukan kunjungan ke Cannes dalam rangka menghadiri KTT G20 pada 3-4 November. Pertemuan kali ini semakin mendesak karena membahas keberlanjutan krisis keuangan Uni Eropa yang menjadi ancaman bagi pemulihan ekonomi global.
Dalam KTT Cannes ini Indonesia akan mengajukan langkah-langkah terkait pemulihan stabilitas global, peningkatan pertumbuhan global, perdagangan dan investasi, serta mendorong pertumbuhan yang adil dan berkelanjutan.
Indonesia dan Perancis sebagai ketua bersama The G20 Anti-Corruption Working Group telah mencapai berbagai kemajuan penting dalam memajukan rencana aksi anti-korupsi, seperti 'pembersihan' lingkungan usaha dan bisnis, pemberantasan pengemplang pajak, dan penguatan penegakkan hukum.
( Ant , Linda Putri / CN33 )