
Guatemala City, CyberNews. Jumlah korban tewas meningkat lebih dari 90 orang akibat hujan deras yang melanda Amerika Tengah, terutama setelah otoritas Guatemala menyebutkan bahwa banyak orang tersapu banjir dan empat orang dilaporkan tenggelam di Kosta Rika, Selasa (18/10).
Di Guatemala, lima orang tewas dan empat hanyut terbawa banjir. Ini menambah jumlah korban tewas menjadi 34 orang selama seminggu terakhir di negara yang terpukul akibat banjir dan hujan deras tahun ini.
Dubes AS untuk Guatemala, Arnold Chacon mengatakan bahwa misi diplomatik telah menawarkan penggunaan enam helikopter yang sebelumnya digunakan dalam operasi anti-narkotika untuk ikut melakukan pencarian dan penyelamatan. Arnold juga menawarkan bantuan kemanusiaan sebesar 50 ribu dolar untuk korban bencana.
Di Kosta Rika, pejabat Palang Merah melaporkan empat orang tewas tenggelam di beberapa wilayah. Pihak berwenang telah bersiaga terutama di wilayah dataran tinggi, yang menjadi tempat tinggal bagi 42 juta orang, karena hujan belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.
Terpisah, Presiden El Salvador, Mauricio Funes awal pekan ini telah memperingatkan bahwa negaranya menghadapi keadaan darurat besar, menyusul 32 orang tewas, tiga lainnya hilang dan sebanyak 32 ribu orang mengungsi. Mauricio menambahkan, badai yang terjadi beberapa waktu terakhir telah menyebabkan curah hujan yang cukup tinggi.
Di Honduras dilaporkan 13 orang dan delapan lainnya di Nikaragua tewas akibat bencana ini. Menurut pejabat setempat, jumlah korban diperkirakan akan bertambah karena laporan dari lokasi-lokasi terpencil mulai masuk. Para pejabat juga khawatir akan keadaan korban akibat tanah longsor yang telah menutup akses pendistribusian bantuan terutama kebutuhan pokok.
( AFP , Yuska / CN14 )