panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
17 Oktober 2011 | 20:44 wib
Bibit Bantah Jateng Krisis Pangan
image

Magelang, CyberNews. Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo membantah, bahwa provinsi yang ia pimpin mengalami krisis pangan. Bibit menyatakan, bahwa stok pangan masih mencukupi hingga Desember mendatang.

Hal itu disampaikan Bibit Waluyo saat menerima kunjungan kerja Wakil Presiden Boediono di lokasi pertanian organik di Dusun Piyungan, Desa Tirtosari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Senin (17/10) sore. Para petani ini mendapat pendampingan dari Majelelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah.

Menurut Bibit, stok pangan yang ada di Gudang Bulog mencapai 104.000 ton dan yang ada di tangan masyarakat 1,3 juta ton. Stok di Bulog cukup untuk distribusi beras raskin sampai bulan Desember mendatang, sementara stok di petani cukup sampai bulan Januari 2012.

"Jateng tidak ada krisis pangan. Ketahanan pangan sangat bagus. Bapak Wapres tadi di sepanjang menyaksikan sendiri padi tumbuh subur. Bulan Januari nanti petani Jateng mulai panen, sehingga tidak akan terjadi kelangkaan bahan pangan. Krisis hanya terjadi dalam diskusi di Jakarta," tegasnya.

Menanggapi laporan Bibit Waluyo ini, wapres tersenyum lebar sambil mengangguk-anggukkan kepala. Ia mengaku bangga dengan etos kerja para petani yang tak kenal menyerah. Ia juga berterima kasih kepada para petani padi organik Magelang yang telah menghasilkan padi dengan kualitas tinggi.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Jateng, Gayatri Indah Cahyani menambahkan, bahwa Jateng tahun ini diprediksi masih akan surplus beras. Dari realisasi produksi beras tahun 2010 lalu yang mencapai 2,9 juta ton, tahun 2011 diproyeksikan dapat menghasilkan tiga juta ton beras.

"Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat Jateng, yaitu 83,93 kilogram per kapita per tahun. Meski ada kemarau dan lahar produksi beras diprediksi meningkat. Januari nanti kita mulai panen," katanya.

( MH Habib Shaleh / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 23:55 wib
Dibaca: 179
26 Mei 2012 | 23:42 wib
Dibaca: 170
26 Mei 2012 | 23:28 wib
Dibaca: 163
26 Mei 2012 | 23:14 wib
Dibaca: 173
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER