
Jakarta, CyberNews. Dari peninjauan langsung tim Panitia Kerja (Panja) Perbatasan Komisi II DPR, tidak ditemukan adanya pencaplokan wilayah Indonesia oleh Malaysia di Camar Bulan dan Tanjung Datu. Kedua wilayah itu masih milik Indonesia.
"Seribu persen tidak ada pencaplokan oleh Malaysia terhadap wilayah Indonesia di Tanjung Datu dan Camar Bulan. Seribu persen pula tak ada pergeseran patok perbatasan yang ada di sana. Tak ada juga WNI yang de facto maupun de jure tinggal di wilayah caplokan Malaysia," kata Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat Ramadhan Pohan, Minggu (16/10).
Tim yang berjumlah lima orang itu ditemani langsung oleh Pangdam Tanjungpura Mayjen Geerhan Lantara dan Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Pol Sukrawardi Dahlan. Dari peninjauan itu tidak ditemukan adanya patok batas yang dikabarkan telah digeser oleh pihak Malaysia.
"Kami meninjau langsung patok perbatasan A-104 dan A-54 dan A-53 di dusun Camar Bulan di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalbar. Semua confirmed dan fixed tak ada pergeseran patok batas," jelasnya.
Tidak ada pergeseran batas antar kedua negara pada wilayah Camar Bulan dan Tanjung Datu, tandasnya. Begitu juga dengan warga yang berada di wilayah tersebut yang dikabarkan telah memilih Malaysia negara tempat bersandar mereka.
"Yang berada di wilayah Indonesia, penduduknya tetap cinta NKRI dan tak ada satu pun yang pro Malaysia," tegasnya.
( Ini / CN33 )