panel header


RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 Oktober 2011 | 18:27 wib
Said: Malaysia, Jangan Sekali-kali Usik Indonesia

Jakarta, CyberNews. Pada 13 Oktober 2011, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, menyampaikan  keprihatinan mendalam atas terulangnya sengketa perbatasan wilayah Indonesia - Malaysia. Kondisi ini dianggap sebagai bukti arogansi Malaysia, dan Pemerintah RI diminta untuk secepatnya mengatasi.

"Ini sudah kesekian kalinya terulang dan ini bukti Malaysia memang benar-benar arogan. Saya secara pribadi dan atas nama Nahdliyin benar-benar merasa prihatin atas kondisi ini," tegas Kiai Said di Jakarta, Kamis (13/10).

Kiai Said juga memperingatkan Malaysia atas tindakannya, karena dikhawatirkan bisa memicu kemarahan rakyat Indonesia. "Dengan tegas saya sampaikan ke Malaysia, jangan sekali-kali mengusik Indonesia. Ini tidak hanya akan memperburuk hubungan diplomasi, lebih dari itu, ini sangat menyakitkan hati rakyat Indonesia," tegasnya.

Terulangnya sengketa perbatasan Indonesia - Malaysia, menurut Kiai Said, selain karena arogansi negara tetangga juga karena minimnya fasilitas publik pendukung. Perbatasan di negara-negara Timur Tengah, Indonesia seharusnya mendirikan bangunan permanen sebagai penanda batas wilayah dengan Malaysia dan negara tetangga lainnya.

"Perbatasan Libya dan Maroko itu jalan raya mulus, bisa dilalui oleh warga kedua negara. Kalau seperti itu kan tidak bisa lagi digeser-geser seperti hanya sebuah patok, yang secara bentuk memang sangat rawan dilakukan perubahan posisi," jelasnya.

Berdirinya bangunan permanen seperti jalan raya sebagai penanda batas wilayah, menurutnya, tidak hanya menjadi patok yang kokoh, namun juga akan memudahkan dilakukannya patroli pengamanan yang diakui menjadi penyebab lain terulangnya sengketa perbatasan.

( A Adib / CN31 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 23:55 wib
Dibaca: 163
26 Mei 2012 | 23:42 wib
Dibaca: 164
26 Mei 2012 | 23:28 wib
Dibaca: 156
26 Mei 2012 | 23:14 wib
Dibaca: 168
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER