
Peshawar, CyberNews. Sebuah serangan rudal Amerika menewaskan seorang pemimpin jaringan militan Haqqani, Kamis (13/10), di bagian barat laut Pakistan. Washington mengklaim bahwa kelompok Haqqani merupakan ancaman nomor satu di Afghanistan.
Selain itu, dua militan lainnya juga dilaporkan tewas dalam serangan di dekat benteng Haqqani, Waziristan Utara, yang juga didukung oleh pasukan keamanan Pakistan. Lokasi serangan merupakan tempat suci bagi kelompok militan yang beroperasi di sepanjang perbatasan Afghanistan.
Pejabat setempat mengidentifikasi korban serangan tersebut adalah Jalil, seorang koordinator grup jaringan Haaqqani. Banyak pihak menduga bahwa Jalil memiliki hubungan dekat dengan Sirajuddin Haqqani, pemimpin utama jaringan Haqqani.
Saat serangan rudal yang diluncurkan dari pesawat tak berawak milik AS itu terjadi, situasi lokasi digambarkan sedang banyak orang hilir mudik di jalanan. Rudal menghantam lokasi di dekat desa Dande Darpa Khel, yang menjadi pusat dari sebuah seminari besar yang berhubungan dengan kaum Haqqani.
Diberitakan, jaringan Haqqani merupakan sekutu Al Qaeda dan menjadi faksi pemberontak paling terorganisasi melawan kehadiran AS di Afghanistan. Kelompok ini sering disalahkan terkait serangan terhadap sasaran Barat dan otoritas Afghanistan di Kabul.
( AP , Yuska / CN14 )