panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
11 Oktober 2011 | 21:11 wib
Sediakan Diyat Agar Sutinah Dimaafkan

Jakarta, CyberNews. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) tengah melakukan pendekatan denga keluarga korban Nura Al Gharib yang dibunuh Sutinah (39) binti Djumadi, tenaga kerja wanita (TKW) asal Dusun Mrunten Wetan RT 02 RW 03 Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang yang terancam hukuman pancung di Arab Saudi.

Ibu satu anak ini divonis hukuman pancung dengan tuduhan membunuh majikan perempuannya bernama Nura Al Gharib, pada 2007 lalu.

"Kita akan mendekati keluarga Nura Al Gharib agar memaafkan Sutinah," ujar Ketua BPN2TKI Moh Jumhur Hidayat dihubungi Selasa ini.

Jumhur mengatakan tengah berkordinasi dengan pihak KJRI di Jeddah, Satgas Perlindungan untuk menempuh proses pemaafan dari keluarga korban. Jika dimaafkan dengan syarat membayat diyat (denda) pihaknya juga akan memenui permintaan tersebut dan mengupayakan dana.

"Proses itu akan kami tempuh untuk mendapat pemaafan keluarga agar tanazul (gugur) hukuman pancungnya," ungkapnya.

Bersama dengan Satgas Perlindungan TKI, Jumhur juga mengupayakan pendampingan pengacara. "Kita tempuh seluruh prosedur pembebasan dengan terlebih dulu mendekati keluarga," ujarnya.

( A Adib / CN32 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 23:55 wib
Dibaca: 137
26 Mei 2012 | 23:42 wib
Dibaca: 157
26 Mei 2012 | 23:28 wib
Dibaca: 153
26 Mei 2012 | 23:14 wib
Dibaca: 166
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER