
Denpasar, CyberNews. Dua pasien suspect flu burung, Ald (10) dan Ra (5), yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar meninggal dunia.
Sebelumnya, kedua anak warga Banjar Dinas Antuga, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli itu mengalami demam hampir bersamaan saat beberapa ayam tetangganya mati mendadak.
Ald dan Ra sempat menjalani perawatan selama tiga hari di puskesmas di sekitar tempat tinggalnya. Keduanya kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah karena panas tubuh tak kunjung reda. Saat perawatan keduanya mendapat obat tamiflu khusus untuk pasien flu burung.
"Tim dokter yang menangani kedua pasien tersebut telah memberikan obat tamiflu dan anti-infeksi guna menstabilkan kondisi pasien," kata Direktur Medik RSUP Sanglah dr AAN Jaya Kusuma di Denpasar, Sabtu (8/10) lalu.
Hasil uji darah oleh RSUP Sanglah menyatakan keduanya positif terserang virus mematikan tersebut. Sampel ludah yang diperiksa pihak Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud) Denpasar juga menyatakan hal yang sama.
Sampai saat ini kedua jenazah kakak beradik ini masih tersimpan di kamar jenazah rumah sakit tersebut.
( Ant , Linda Putri / CN33 )