
Nganjuk, CyberNews. Penyebab jatuh berantai pada rombongan pebalap di Etape VII Speedy Tour d'Indonesia 2011 diduga karena ceceran oli atau solar di pinggir jalan Jembatan Kertosono. Tepatnya di atas Sungai Brantas, Nganjuk-Jombang, Jawa Timur.
Kendati demikian, kecelakaan tersebut tidak sampai menyebabkan cidera yang berarti. Dalam keadaan tersebut, Chief Commissaire Karunaratne Navaratneraja mengambil tindakan dengan menetralkan balapan.
Beberapa meter dari tempat kejadian, balapan dihentikan sementara. Saat pemberhentian tersebut para official tim mengambil kesempatan untuk memberikan feeding pada pebalap mereka. Kebetulan saat itu sedang berjalan waktu feeding.
Dalam penetralan ini pebalap tidak ada yang dirugikan. Beruntungnya adalah mereka semua masih tergabung dalam satu rombongan besar. Setelah diberhentikan sementara dan beberapa pebalap mengganti ban mereka yang terkena oli, balapan dimulai kembali.
( rpk / CN27 )