panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
09 Oktober 2011 | 14:37 wib
Bayi Tak Punya Anus Butuh Uluran Tangan

Purworejo, CyberNews. Kelainan dan penyakit memang tidak pernah pandang bulu. Seperti yang dialami Afrizal Atrisianto (6 bulan), anak ketiga pasangan Surip (42) dan Parmini (36), warga Desa Bugel, Kecamatan Bagelen, Purworejo. Kendati bayi mungil ini dilahirkan dari keluarga yang kurang berada, tapi dia mengalami kelainan karena tidak memiliki anus sejak lahir.

Afrizal yang masih hidup menumpang di rumah kakek-neneknya masih menunggu uluran tangan para dermawan untuk bisa menjalani operasi pembuatan lubang anus. Kedua orang tuanya mengaku sudah tidak mampu lagi membiayai operasi lanjutan karena tabungan yang dimilikinya belasan juta sudah habis untuk operasi tahap awal pembuatan lubang pembungan sementara.

"Uang yang untuk operasi itu tabungan untuk membuat rumah dan sudah habis. Sebenarnya anak kami masih perlu operasi lagi untuk penyempurnaan pembuatan lubang anus, tapi kami sudah tidak punya uang lagi," ujar Parmini saat ditemui wartawan di rumahnya.

Lebih lanjut diungkapkan Parmini, ekonomi keluarganya memang sangat pas-pasan. Suaminya hanya sebagai seorang buruh penggilingan padi dengan penghasilan yang sangat terbatas, bahkan sering kekurangan. Meski dari keluarga kurang mampu, tapi keluarga ini tidak masuk kuota Jamkesmas. Bahkan sampai saat ini belum ada perhatian apapun dari Dinas Kesehatan.

Menurut Parmini, kelainan anaknya itu diketahui saat akan buang air besar maupun kecil. Wajahnya menyeringai kesakitan. Setelah diketahui tidak memiliki anus, kemudian dibawa ke rumah sakit dan harus menjalani operasi pembuatan anus sementara. "Anak saya harus operasi karena tidak bisa buang kotoran," katanya.

Operasi pertama ini berhasil dan telah menguras tabungan keluarga. "Kami masih menghadapi operasi yang lebih besar lagi," katanya tanpa bisa menyebut dana yang akan digunakan untuk operasi yang kedua nanti.

Dia sangat berharap ada dermawan yang bisa membantu kesusahan keluarga, terutama anaknya. Paling tidak dengan membiayai operasi agar anaknya itu bisa menjalani hidup dengan normal.

( Nur Kholiq / CN33 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga



    Panel menu
    Berita Terbaru
    26 Mei 2012 | 23:55 wib
    Dibaca: 116
    26 Mei 2012 | 23:42 wib
    Dibaca: 144
    26 Mei 2012 | 23:28 wib
    Dibaca: 136
    26 Mei 2012 | 23:14 wib
    Dibaca: 156
    Panel menu tepopuler dan terkomentar
    Berita Terpopuler
    FOOTER