panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 Oktober 2011 | 14:15 wib
Cuaca Basah, Harga Tembakau Turun
image

Magelang, CyberNews. Lantaran kualitasnya menurun karena cuaca terus mendung bahkan hujan, harga tembakau baik basah maupun kering di Magelang turun. Penurunan cukup drastis, antara Rp 5000 sampai Rp 10.000 per kilogram yang terjadi sejak sepuluh hari lalu.

Herwanto, salah seorang perajang sekaligus pengepul tembakau mengatakan, sudah lebih dari sepekan ini harga tembakau di Magelang jatuh. Pasalnya, selama itu cuaca cenderung terus mendung bahkan beberapa kali turun gerimis.

“Akibatnya, proses pengeringan tembakau terganggu. Tembakau yang sudah matang dan dirajang sulit dijemur sehingga kualitasnya menurun dan harga pun anjlok,” ujar pria yang akrab disapa Juan itu di tempatnya bekerja di Dusun Derso Dawung Tegalrejo Magelang, Senin (3/10).

Ia menjelaskan, saat ini harga tembakau berkisar Rp 65.000-Rp 75.000 per kilogram. Harga tersebut turun dari sebelumnya Rp 80.000-Rp 85.000 per kilogram. Begitu juga tembakau basah dari petani yang juga turun dari Rp 8000-Rp 9000/kg menjadi Rp 6000-Rp 7000/kg.

“Namun demikian, angka tersebut masih terbilang bagus dibanding harga tahun lalu yang hanya  Rp 60.000-Rp 65.000 per kilogram. Kami para pengepul dan mereka para petani juga masih bersyukur bahwa harga masih cukup bagus dari pada tahun lalu,” katanya.

Juan menambahkan, tidak kurang dari 15 keranjang (isi 40 kg) tembakau dirajang setiap harinya. Di saat cuaca panas, proses penjemuran dapat dilakukan satu atau dua hari saja, sedangkan cuaca mendung atau hujan bisa lebih dari dua hari.

“Setiap hari atau setidaknya dua hari sekali kita kirim tembakau kering ke Djarum sebanyak 30-50 keranjang. Masing-masing keranjang terbagi atas tembakau grade A seharga Rp 75.000/kg, grade B Rp 70.000/kg, dan grade C Rp 60.000/kg,” paparnya.

Juan tidak sendiri, sekitar 14 pengepul lainnya di daerah setempat yang merupakan pusatnya perajangan tembakau di Magelang mengemukakan hal serupa bahwa harga tembakau sedang turun. Cuaca mendung dan hujan menjadi salah satu penyebabnya.

( Asef Amani / CN26 / JBSM )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
26 Mei 2012 | 23:55 wib
Dibaca: 102
26 Mei 2012 | 23:42 wib
Dibaca: 130
26 Mei 2012 | 23:28 wib
Dibaca: 128
26 Mei 2012 | 23:14 wib
Dibaca: 152
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
FOOTER