
Wonosobo, CyberNews. Polres Wonosobo menggelar razia terhadap kendaraan pembawa barang mencurigakan untuk mengantisipasi teroris. Bahkan, dalam sehari melakukan tiga kali razia. Selain itu juga melakukan pengetatan pemantauan keamanan gereja yang ada di lima belas kecamatan.
Razia dilakukan setiap pagi oleh jajaran Satlantas yang berada di pintu masuk Kota Wonosbo maupun jalur perkotaan. Razia ini untuk memastikan keamanan kendaraan yang melintas di Wonosobo. Razia dilakukan secara berpindah-pindah dari pagi hingga sore hari.
Kapolres Wonosobo AKBP Yaved Duma Parembang melalui Kasubag Humas Ajun Komisaris Polisi Widayatno mengemukakan, razia dilakukan pagi hari untuk Satlantas, sore untuk pasukan Polres dan malam hari untuk anggota Polsek. "Razia kami gelar secara rutin untuk mengantisipasi teroris," katanya, Kamis (29/9).
Ditambahkannya, kalau digelar rutin maka kami akan dapat mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan. Dalam hal lalu lintas dapat menekan terjadinya angka laka lantas, kemudian dalam hal kriminal, bisa diantisipasi lebih dini.
Setiap kendaraan yang keluar masuk wilayah Wonosobo, baik kendaraan besar berupa truk dan mobil boks masing-masing dilakukan pemeriksaan. Kemudian untuk kendaraan pribadi, diperiksa sampai bagasi kendaraan dan barang bawaan penumpang. Untuk tempat ibadah seperti gereja juga dipantau ketat jajaran gabungan pasukan Polres dan Polsek.
( Edy Purnomo / CN31 / JBSM )