
Foto: Bloomberg
Mumbai, CyberNews. Reliance Capital Ltd (RCAPT), sebuah penyedia jasa finansial dari India, segera mempertimbangkan rencana untuk memasuki industri perbankan di India. Hal ini dikatakan oleh Anil Ambani, miliarder India yang juga ketua kepada pemegang saham, Selasa (27/9). "Perbankan adalah sebuah peluang pertumbuhan baru. Kami akan mengevaluasi peluang untuk memasuki sektor yang memiliki pertumbuhan tinggi ini," jelas Ambani pada pertemuan umum tahunan perusahaannya, yang pernyataannya dikirim ke bursa saham India.
Diberitakan, perusahaan India termasuk Larsen & Toubro Ltd (LT) dan Religare Enterprises Ltd telah menyatakan minatnya untuk mengakuisisi lisensi bank di sebuah pasar modal, di mana pertumbuhan kredit diperkirakan sebesar 18 persen untuk tahun yang berakhir Maret. Reserve Bank of India, bulan lalu mengusulkan aturan modal ketat dan penjualan saham wajib dalam waktu dua tahun sebagai sebuah kondisi untuk mengeluarkan izin pendirian bank baru untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir.
Ambani menambahkan, penetrasi yang masih rendah dari produk dan jasa keuangan di India akan menciptakan peluang besar untuk proses ekspansi. "Nantinya pemberi pinjaman akan disebut sebagai Bank Reliance," lanjutnya.
Reliance Capital, yang saat ini memiliki lebih dari 20 juta pelanggan, harga sahamnya naik 5,8 persen menjadi 411,85 rupee dan diperdagangkan di harga 399,05 rupee, pada pukul 12.51 waktu Mumbai. Sebelumnya, harga saham perusahaan investasi ini menurun sebesar 40 persen tahun ini.
( Bloomberg , Yuska / CN14 )